Menurut Kepala Polisi Kenya Leo Nyongesa, seorang wanita dan dua cucunya juga terluka akibat penyerang melemparkan granat pada Sabtu malam kemarin. "Ada bom lain terlempar tapi gagal meledak," kata Nyongesa seperti dilansir theguardian.com, Minggu, (6/11/2011).
Menurut Kepala Pendeta, Ibrahim Makunyim, bom meledak saat kedua korban memasuki pintu gereja. "Salah satu orang yang mati adalah anggota paduan suara, dan yang lainnya adalah anak dari penjaga gereja," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Polisi telah membuka penyelidikan, namun tidak melakukan penangkapan kepada siapapun. Namun polisi tidak mengesampingkan bahwa serangan itu bisa saja serangan oleh kelompok al-Shabaab, organisasi jaringan Al-Qaeda.
Sebelumnya, Al-Shabaab telah mengancam serangan pembalasan atas operasi militer Kenya di Somalia.
Pengeboman ini terjadi beberapa jam setelah sebuah ledakan terjadi di jalan dekat kamp pengungsi terbesar di dunia di bagian timur Kenya yang dekat dengan perbatasan Somalia.
"Tidak ada yang cedera dalam ledakan kecil itu," kata seorang pejabat Kenya.
(asp/rdf)











































