Baku tembak itu terjadi pada Rabu dini hari waktu setempat di Kota Taez, kota terbesar kedua di Yaman. Kontak senjata itu terjadi antara pasukan pemerintah dan para anggota suku-suku yang mendukung aksi demonstrasi massal yang menyerukan pengunduran diri Presiden Ali Abdullah Saleh.
Menurut para aktivis seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (2/11/2011), setidaknya dua orang tewas dan tiga lainnya luka-luka dalam insiden itu. Menurut warga setempat, pasukan pro-Saleh menargetkan daerah Taez dengan senjata-senjata berat.
Sementara di Sanaa, bentrokan singkat terjadi pada Selasa, 1 November larut malam waktu setempat, tepatnya di Distrik Hasaba antara pasukan pemerintah dan kelompok bersenjata yang setia pada kepala suku berpengaruh, Sheikh Sadeq al-Ahmar. Menurut Kementerian Dalam Negeri Yaman, tiga orang tewas dalam kejadian itu. Mereka terdiri dari dua anggota suku dan seorang polisi.
Aksi demo antipemerintah di Yaman telah berlangsung selama 9 bulan. Aksi itu dilakukan oleh para aktivis pro-demokrasi, tentara-tentara yang memberontak dan suku-suku. Mereka terus mendesak pengunduran diri Presiden Saleh yang telah berkuasa selama 33 tahun.
(ita/ita)











































