"Pagi ini pada pukul 5, operasi kepolisian dilancarkan terhadap gerakan ekstrem Islam Wahabi di daerah Novi Pazar, Sjenica dan Tutin," ujar Menteri Dalam Negeri Serbia, Ivica Dacic kepada kantor berita Tanjug dan dilansir AFP, Sabtu (29/10/2011).
"Tujuhbelas orang ditangkap, salah satunya dari Bosnia," kata kepala kepolisian Serbia, Milorad Veljovic pada stasiun televisi lokal, B92.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Veljovic, dalam operasi tersebut, polisi melakukan penyisiran sekitar 18 lokasi dan menyita sejumlah komputer, CD, telepon genggam, rekaman audio dan video serta buku-buku.
Operasi ini dilancarkan setelah serangan ke Kedubes AS yang dilakukan oleh seorang warga negara Serbia yang berasal dari daerah Novi Pazar, yang diidentifikasi sebagai Mevlid Jasarevic. Pria itu diduga terkait dengan gerakan radikal Islam, Wahabi. Dalam serangan itu, Jasarevic berhasil ditangkap setelah menembaki Kedubes AS di Sarajevo. Seorang polisi yang berjaga di Kedubes terluka dalam insiden itu.
(ita/ita)











































