Seperti ditayangkan CNN, Kamis (20/10/2011), rakyat Libya turun ke jalan-jalan di ibukota Tripoli. Mengibarkan bendera Libya, mereka besorak kegirangan.
Sementara itu, pasukan revolusioner merayakan dengan menembakkan senjata mereka ke udara. Mereka saling berpelukan mensyukuri perjuangan akhirnya berakhir.
Khadafi tewas di kampung halamannya, Sirte, dalam serangan oleh pasukan tentara revolusioner. Dia tewas dengan luka tembak di kepala dan kedua kakinya. Putra Khadafi, Mo'tassim dilaporkan ditangkap oleh para pasukan revolusioner.
(lrn/lrn)











































