"Anak ini tidak tahu situasi di Kuta, orang-orang di sana. Sulit untuk mengetahui jika seseorang benar-benar pengedar narkoba atau bukan," tutur Rifan.
"Apakah dia dijebak, ditipu atau tidak, kami masih menyelidiki itu," imbuhnya seperti dilansir harian Sydney Morning Herald, Jumat (7/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut sumber kepolisian seperti diberitakan Daily Telegraph, Jumat (7/10/2011), ABG tersebut mengatakan pada polisi bahwa ganja itu dibelinya dari seorang pria yang mengaku belum makan seharian dan memerlukan uang untuk membeli makanan.
Atas penangkapan ABG tersebut, pemerintah Australia menetapkan upaya pembebasannya sebagai prioritas utama. Duta Besar Australia di Jakarta Greg Moriarty akan datang ke Bali untuk mengadakan pembicaraan dengan pejabat-pejabat setempat guna membahas pembebasan anak tersebut.
(ita/vit)











































