Walikota New York City, Michael R. Bloomberg bahkan menyamakan Jobs dengan penemu dan ilmuwan terkemuka di dunia, Thomas Alva Edison dan Albert Einstein.
"Malam ini, Amerika kehilangan seorang jenius yang akan dikenang bersama Edison dan Einstein, dan yang ide-idenya akan membentuk dunia selama generasi-generasi mendatang," demikian disampaikan Bloomberg dalam statemennya seperti dilansir AFP, Kamis (6/10/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Malam ini Kota kita -- kota yang senantiasa memiliki respek dan kekaguman atas kejeniusan kreatif -- bersama-sama masyarakat di seluruh planet ini mengenang seorang pria yang hebat," imbuh Bloomberg dalam pernyataannya.
Jobs meninggal pada usia 56 tahun setelah bertahun-tahun berjuang melawan penyakit kanker pankreas yang dideritanya. Raksasa teknologi komputer dan smartphones Apple mengumumkan kematian Jobs dalam sebuah pernyataan.
"Kecerdasan, semangat dan energinya merupakan sumber dari berbagai inovasi yang kemudian memperkaya dan menaikkan taraf hidup kita. Dunia menjadi jauh lebih baik karena Steve," demikian disampaikan Apple.
Jobs mengumumkan dirinya menderita kanker pankreas pada tahun 2004 lalu. Selama hidupnya, Jobs dikenal sebagai salah satu pemimpin bisnis paling terkemuka di dunia dan memperkenalkan generasi iPod serta iPhone pada dunia. Kematiannya hanya berselang sehari setelah Apple merilis model iPhone terbarunya, 4S.
(ita/vit)











































