Kakek Tewas Mendadak Setelah Juarai Kontes Makan Pangsit

Kakek Tewas Mendadak Setelah Juarai Kontes Makan Pangsit

- detikNews
Kamis, 22 Sep 2011 08:02 WIB
Kakek Tewas Mendadak Setelah Juarai Kontes Makan Pangsit
Kiev - Sungguh naas, seorang kakek berusia 77 tahun di Ukraina meninggal dunia secara tiba-tiba setelah menjuarai kontes makan pangsit. Tak diketahui penyebab pasti meninggalnya kakek tersebut.

"Pria tua tersebut merasa sakit dan jatuh ke tanah. Ambulans tiba setelah dia meninggal. Dokter mengatakan, kemungkinan dia tersedak saat hendak muntah," ujar salah seorang saksi yang enggan disebut namanya kepada kantor berita Interfax dan dikutip The Guardian, Rabu (21/9/2011).

Kontes makan pangsit ini digelar di kota Tokmak, sebelah tenggara Zaporizhya, Ukraina, pada 18 September lalu. Kontes ini merupakan perayaan hari jadi kota Tokmak. Ivan Mendel berhasil merebut juara pertama setelah mampu menghabiskan 10 buah pangsit dalam waktu 30 detik saja. Ivan juga mendapatkan satu liter toples krim asam sebagai hadiah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak lama setelah menjuarai kontes makan pangsit tersebut, Mendel kemudian mengeluhkan tak enak badan dan kemudian meninggal dunia. Hingga kini tidak diketahui persis penyebab meninggalnya Mendel.

Namun, pangsit atau yang biasa disebut 'vareniki' dalam bahasa Rusia ini, merupakan salah satu makanan pokok di Ukraina. Vareniki biasanya diisi dengan campuran jamur, kentang dan ceri.

Pihak panitia penyelenggara kontes menyatakan, pangsit yang berisi kentang tersebut telah dibekukan, dikemas, dan dibawa dari supermarket lokal. Mereka membantah jika tewasnya Mendel dikarenakan kontes makan pangsit tersebut.

"Seorang pensiunan 77 tahu menghabiskan porsinya lebih cepat dibanding lawannya. Dia memenangkan hadiah atas usahanya tersebut, satu toples krim asam. Apa yang terjadi terhadapnya usai kontes, pihak panitia tak tahu menahu," dalih salah satu panitia kontes, Viktor Khalamovsky.

Sementara itu, otoritas kota Tokmak menolak berkomentar soal insiden naas ini. Namun mereka menyatakan telah mengirim perwakilan untuk menghadiri pemakaman Mendel pada Selasa (19/9) kemarin.

(nvc/irw)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads