Adegan seks dalam tayangan tersebut menimbulkan kemarahan publik Australia. Bagaimana tidak, dalam episode tersebut, Gillard digambarkan sedang bercumbu dengan pasangannya, Mathieson di kantor PM. Keduanya dikisahkan tanpa busana dan menggunakan bendera Australia sebagai penutup tubuh mereka.
Dalam episode tersebut, komedian Amanda VBishops berperan sebagai Julia Gillard dan Phil Lloyd berperan sebagai Mathieson.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kepada radio ABC, Gillard mengaku dirinya telah menonton episode pertama program tersebut. Namun dia tak berniat untuk terus menonton siaran tersebut.
"Saya pikir aspek episode pertama itu lucu tapi saya punya banyak hal lain yang harus dilakukan daripada cuma duduk menonton ABC TV," kata PM wanita pertama di Australia tersebut seperti dilansir News.com.au, Rabu (21/9/2011).
Ketika ditanyai lagi mengenai adegan seks yang akan disiarkan ABC, Gillard menolak berbicara banyak. "Saya tidak mau berkomentar mengenai ini dan saya tidak akan membantu kalian dengan promosi silang," cetusnya.
Sebelumnya sejumlah anggota parlemen Australia mengecam program komedi tersebut sebagai merendahkan dan ofensif. Sementara Asisten Bendahara Kantor PM Australia, Bill Shorten, menilai adegan hubungan seks Gillard di bawah bendera Australia menggambarkan betapa "miskinnya" ide orang-orang yang berada di balik tayangan tersebut. Shorten menilai tayangan tersebut sebagai sampah.
Namun meski menuai kecaman, bos ABC Mark Scott menyatakan tetap akan menyiarkan tayangan tersebut. "ABC TV telah lama melakukan proses pembuatan konten dan menelitinya dengan standar editorialnya," tegas Scott melalui juru bicaranya Mick Millett.
Sebelumnya koalisi pemerintahan Australia telah meminta agar program pendanaan untuk ABC, perusahaan penyiaran yang dimiliki pemerintah Australia itu ditinjau kembali dan menilai tayangan tersebut sangat menyedihkan dan tidak sopan.
(ita/vit)











































