Diberitakan AFP, Senin (29/8/2011), Noda akan diambil sumpahnya di hadapan anggota parlemen Jepang Selasa (30/8/2011) besok menggantikan PM Naoto Kan yang sudah mengundurkan diri 26 Agustus lalu.
Noda berhasil menyingkirkan empat pesaingnya yang sebelumnya sempat diunggulkan. Di antaranya adalah Menteri Perdagangan, Banri Kaieda dan mantan Menteri Luar Negeri Seiji Maehara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Noda, selama ini dikenal sebagai seorang pemimpin kharismatik. Pria berusia 54 tahun itu bahkan dikenal sebagai politisi 'pengambil jalan tengah' karena keputusan-keputusannya sebagai menteri keuangan.
"Mari kita ciptakan suasana politik yang stabil, matang dan dapat dipercaya," ucapnya sesaat setelah terpilih.
Naoto Kan sebelumnya mengumumkan pengunduran dirinya sebagai presiden partai berkuasa Partai Demokrat Jepang atau Democratic Party of Japan (DPJ). Dengan pengunduran diri tersebut, berakhir pula jabatan Kan sebagai pemimpin negeri Sakura itu.
Beberapa bulan terakhir Kan gencar didesak untuk mundur terlebih setelah krisis nuklir di PLTN Fukushima akibat gempa bumi dan tsunami dahsyat pada 11 Maret lalu. Publik tidak puas dengan cara pemerintah Kan menangani krisis nuklir tersebut.
(mad/mok)











































