Severina Maria da Silva didakwa mengatur pembunuhan berencana atas ayahnya pada November 2005. Wanita berumur 44 tahun itu telah mengakui perbuatannya.
Wanita Brasil itu telah dijadikan sebagai pemuas nafsu seks ayahnya selama 35 tahun. Akibat hubungan terlarang itu, dirinya telah 12 kali hamil. Namun sebagian besar kehamilan itu berakhir dengan keguguran. Hanya lima anak yang lahir selamat.
Dalam kesaksiannya di pengadilan, da Silva seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (26/8/2011) mengatakan bahwa ayahnya berencana memperkosa salah seorang putri hasil hubungan tersebut.
Begitu mengetahui rencana itu, da Silva menyewa dua pembunuh bayaran untuk menghabisi ayahnya di rumahnya di Kota Caruaru.
Menurut juru bicara pengadilan, juri membebaskan wanita itu dari semua tuduhan karena dia tak punya solusi lain kecuali melakukan kejahatan tersebut.
Namun dua pria yang dibayar da Silva untuk melakukan pembunuhan itu tetap dinyatakan bersalah. Pengadilan menjatuhkan vonis penjara masing-masing 17 tahun untuk kedua pria tersebut.
(ita/nrl)











































