Aparat polisi pun melepaskan gas air mata untuk membubarkan massa demonstran. Demikian seperti diberitakan situs Malaysia Kini, Sabtu (9/7/2011).
Di Plaza Pudu, sekitar 200 orang mulai berdatangan, bersiap untuk menggelar aksi demo. Polisi berpencar dan menggeledah tas-tas dan barang-barang milik para demonstran.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu sekitar 3.000 hingga 4.000 orang mulai bergerak dari Jalan Petaling di pusat kota Kuala Lumpur menuju Stadium Negara. Mereka meneriakkan "Bersih, Bersih, Pilihanraya" dan "Hidup, Hidup, Rakyat".
Aksi demo ini dimotori oleh Bersih, koalisi kelompok-kelompok termasuk organisasi non-pemerintah dan partai-partai politik oposisi. Mereka menuntut reformasi pemilihan umum, termasuk langkah-langkah yang akan mencegah para pemilih untuk memilih berulang kali selama pemilu.
(ita/ita)










































