Ribuan warga Suriah tersebut kabur ke negara-negara tetangga Turki dan Libanon. Juru bicara urusan kemanusiaan PBB Stephanie Bunker mengatakan, ada sekitar 5 ribu warga Suriah di Libanon dan setidaknya 5 ribu orang di Turki.
Namun menurut kantor berita Turki, Anatolia, saat ini ada lebih dari 6.800 warga Suriah yang telah menyeberang ke Turki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya memuji negara-negara tetangga yang tetap membuka perbatasan mereka dan menghargai bantuan yang telah mereka berikan," kata Amos dalam statemennya seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (14/6/2011).
Dikatakan Amos, krisis di Suriah dikabarkan telah menewaskan sekitar 1.200 orang. Ditambah lagi ribuan orang telah kehilangan tempat tinggal.
Amos pun kembali memintah pemerintah Suriah untuk mengizinkan tim kemanusiaan PBB masuk ke negeri itu. Namun Presiden Suriah Bashar al-Assad hingga kini tidak mengizinkan tim kemanusiaan PBB mendatangi kota-kota yang dilanda konflik.
(ita/nrl)











































