"Rusia sudah secara konsisten melakukan advokasi terhadap kemerdekaan Palestina dan masalah perbatasan dengan Jerusalem timur dan ibukotanya," kata Sergei Naryshkin, Kepala Deputi Kremlin seperti dilansir Interfax news agency dan dikutip AFP, Jumat (20/5/2011).
Dia menambahkan, presiden Rusia Dmitry Medvedev juga pernah menyuarakan hal itu saat kunjungan ke Jericho pada Januari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, Obama untuk pertama kali menyampaikan sikap politik luar negerinya soal konflik Timur Tengah. Obama mendukung pengembalian wilayah perbatasan Israel-Palestina seperti sebelum perang Arab-Israel pada tahun 1967.
"Perbatasan antara Palestina dan Israel harus mengacu pada garis tapal batas 1967, dan harus disesuaikan dengan kesepakatan kedua belah pihak, sehingga tercapailah sebuah perbatasan yang aman dan diakui oleh kedua belah pihak," ujar Obama saat pidato di Gedung Putih, Kamis (19/5/2011) pagi waktu setempat seperti disiarkan langsung stasiun TV Al Jazeera.
(mad/did)










































