Massa memprotes kematian Mohammad Balal, bocah berumur 12 tahun, anak dari seorang tentara Afghan. Balal tewas pada Jumat, 13 Mei malam waktu setempat saat pasukan asing sedang melancarkan operasi.
Dalam aksi demo itu, dua orang tewas dan enam lainnya luka-luka ketika pasukan keamanan melepas tembakan ke para demonstran. Saksi-saksi mata seperti diberitakan Press TV, Sabtu (14/5/2011) mengatakan, tembakan mulai dilepaskan aparat ketika para demonstran mencoba bergerak menuju kantor gubernur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa bulan terakhir, ratusan warga sipil Afghan telah kehilangan nyawa mereka dalam serangan-serangan udara AS dkk serta operasi darat di berbagi wilayah di Afghanistan. Presiden Afghan Hamid Karzai telah menyerukan pasukan asing untuk tidak membombardir warga sipil dalam perang melawan terorisme.
(ita/ita)











































