Ditikam di New York, Salman Rushdie Dilarikan ke Rumah Sakit

ADVERTISEMENT

Ditikam di New York, Salman Rushdie Dilarikan ke Rumah Sakit

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Sabtu, 13 Agu 2022 00:44 WIB
NEW YORK, NY - DECEMBER 10:  Novelist Salman Rushdie speaks onstage at the Norman Mailer Center 7th Annual Awards ceremony and celebration at Pratt Institute on December 10, 2015 in New York City.  (Photo by Bennett Raglin/Getty Images for Norman Mailer Center, Inc.)
Foto: Getty Images
Jakarta -

Penulis novel kontroversial 'The Satanic Verses' atau 'Ayat-ayat Setan', Salman Rushdie ditikam saat berada di atas panggung di New York. Rushdie dilarikan ke rumah sakit.

Dilansir AFP, Sabtu (13/8/2022) penulis asal Inggris itu ditikam di bagian leher saat sedang berada di sebuah acara sastra pada hari Jumat di negara bagian New York barat. Rushdie dilarikan ke rumah sakit setempat menggunakan helikopter. Polisi menambahkan bahwa kondisinya tidak diketahui

Gubernur New York Kathy Hochul mengatakan Rushdie masih hidup. Dia mengutuk kekerasan yang terjadi pada Rushdie.

"Kami mengutuk semua kekerasan, dan kami ingin orang-orang dapat merasakan kebebasan untuk berbicara dan menulis kebenaran," katanya.

Seorang polisi yang berada di lokasi Rushdie akan memberikan ceramah, segera menahan tersangka. Polisi tidak memberikan rincian tentang identitas tersangka atau kemungkinan motif lainnya.

Sebelumnya, video yang diposting di media sosial menunjukkan sejumlah orang membantunya usai diserang di sebuah acara di Chautauqua. Salman disebut ditusuk oleh seseorang.

"Peristiwa paling mengerikan baru saja terjadi di #chautauquainstitution - Salman Rushdie diserang di atas panggung di #chq2022. Amfiteater dievakuasi," kata seorang saksi di media sosial dilansir AFP.

Pelaku Ditahan

Polisi setempat masih melakukan penyelidikan terhadap kasus ini. Seorang tersangka sudah diamankan.

"Seorang tersangka laki-laki berlari ke atas panggung dan menyerang Rushdie dan seorang pewawancara. Rushdie menderita luka tusuk di leher, dan diangkut dengan helikopter ke rumah sakit daerah. Kondisinya belum diketahui," kata polisi dalam sebuah pernyataan.

Diketahui, Salman pernah menulis 'The Satanic Verses' tahun 1988. Novel itu dikecam oleh sebagian umat Islam karena dianggap tidak menghormati Nabi Muhammad.

(dek/dek)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT