Topan Goni Landa Filipina, 4 Orang Tewas

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 01 Nov 2020 16:17 WIB
Big waves crash at the coast due to strong winds brought by Typhoon Goni, locally named as Ineng, at the Manila bay in Navotas city, north of Manila August 20, 2015. Typhoon Goni packs a maximum sustained wind of 180kph near the center with gust of up to 215kph as the typhoon maintained its strength moving closer to the extreme northern Luzon provinces, the Philippine Atmospheric, Geophysical and Astronomical Service Administration (PAGASA) state weather bureau reported.   REUTERS/Romeo Ranoco
Foto ilustrasi Topan Goni: (REUTERS/Romeo Ranoco)
Filipina -

Topan goni menerjang Filipina. Empat orang warga Filipina dikabarkan tewas menjadi korban bencana ini.

Dilansir AFP, Minggu (1/11/2020), topan goni ini disebut topan terkuat yang menerjang Filipina. Topan ini menghantam Pulau Catanduanes dengan kecepatan angin maksimum 225 kilometer (140 mil) per jam dan hembusan hingga 310 kilometer per jam.

Topan ini merobohkan atap, menumbangkan pohon, dan memicu banjir bandang. Angin kencang yang disertai hujan deras juga diprediksi akan melanda Manila.

Gubernur Alfrancis Bichara mengatakan ada empat orang, termasuk seorang anak berusia lima tahun, tewas di provinsi Albay. Dua lainnya korban tenggelam sementara satu lagi tersapu lumpur vulkanik. Lalu korban keempat tewas tertimpa pohon tumbang.

Salah satu warga Albay bernama Francia Mae Borras (21) mengatakan topan goni membawa angin kencang. Dia melihat pohon-pohon bergerak terus-terusan.

"Angin sangat kencang. Kami bisa mendengar pohon-pohon bergerak sangat kuat," kata Francia Mae Borras, kepada AFP dari rumahnya di kota pesisir Legazpi di Albay.

Selain itu, Wali Kota Camalig mengatakan daerahnya juga dilanda banjir akibat hujan deras itu. Jalan di sana juga dipenuhi puing-puing bekas reruntuhan.

"Banjir bandang menggenangi desa kami. Jalan kami banyak puing dari gunung seperti ranting dan pasir, sebagian berasal dari gunung berapi. Beberapa jalan tidak bisa dilewati," kata Wali Kota Camalig, Carlos Irwin Baldo di dekat Legazpi.

Tonton juga 'Topan Molave Mendekat, Satu Juta Warga Dievakuasi':

[Gambas:Video 20detik]

Selanjutnya
Halaman
1 2