AS Peringatkan China Agar Tak Intervensi Wartawan di Hong Kong

Rakhmad Hidayatulloh Permana - detikNews
Senin, 18 Mei 2020 15:03 WIB
Secretary of State Mike Pompeo delivers a statement on Iraq and Syria, at President Donald Trumps Mar-a-Lago property, Sunday, Dec. 29, 2019, in Palm Beach, Fla. (AP Photo/ Evan Vucci)
Foto: Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo (AP Photo/ Evan Vucci)
New York -

Amerika Serikat (AS) memperingatkan China agar tidak mengintervensi kerja wartawan AS yang bekerja di Hong Kong. Peringatan ini disampaikan di tengah hubungan AS dan China yang kian memanas.

Seperti dilansir AFP, Senin (18/5/2020) kedua negara sudah mengusir wartawan satu sama lain dalam gerakan tit-for-tat selama beberapa bulan terakhir. Hal ini menyusul pertikaian AS dan China soal pandemi Corona hingga ancaman Presiden AS Donald Trump tentang mengenakan tarif perdagangan baru.

"Baru-baru ini menjadi perhatian saya bahwa pemerintah Cina telah mengancam akan mengganggu pekerjaan wartawan Amerika di Hong Kong," kata Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo dalam sebuah pernyataannya, Senin (18/5).

"Para jurnalis ini adalah anggota kebebasan pers, bukan kader propaganda," imbuhnya.

Pompeo memang tidak secara eksplisit mengkritik Cina, juga tidak memberikan contoh spesifik tentang apa yang ia maksudkan. Namun pernyataan itu adalah respons terbaru AS setelah China mengusir lebih dari selusin wartawan Amerika.

Obama Kritik Pemerintah AS Atas Penanganan Covid-19:

selanjutnya Selanjutnya
Halaman
1 2