Bekasi - KAI Properti terus memperkuat dukungan terhadap keselamatan operasional perkeretaapian, khususnya di perlintasan sebidang.
Foto
KAI Perkuat Keselamatan Perlintasan Sebidang
Pengendara melintas di perlintasan sebidang di Tambun, Bekasi, Selasa (1/9/2026).
Hingga 27 Agustus 2026, pembangunan gardu jaga perlintasan (JPL) pada 190 titik prioritas telah terealisasi di 154 lokasi atau mencapai 81,05 persen. Pembangunan tersebut tersebar di seluruh wilayah Daerah Operasi (Daop) dan Divisi Regional (Divre) KAI.
Program tersebut mencakup pengadaan dan pemasangan gardu jaga, alat komunikasi, alarm, rambu keselamatan, serta berbagai perlengkapan pendukung keselamatan di perlintasan sebidang.
Penguatan fasilitas tersebut menjadi bagian dari dukungan KAI Properti terhadap kebutuhan keselamatan di lingkungan operasional perkeretaapian. Selain infrastruktur, aspek sumber daya manusia juga menjadi perhatian melalui pelatihan dan pembekalan bagi PJL.
Sepanjang Januari hingga Juli 2026, KAI Properti telah melaksanakan 13 kali pelatihan yang diikuti 5.800 PJL. Materi pelatihan meliputi penguatan budaya keselamatan, penyegaran standar operasional, peningkatan kewaspadaan dalam bertugas, serta pemahaman mengenai hak dan kewajiban pekerja sesuai ketentuan yang berlaku.
Pelatihan tersebut dilakukan untuk menjaga pemahaman dan kesiapan PJL dalam menjalankan tugas di lapangan. PJL memiliki peran penting dalam memastikan kondisi perlintasan sebidang aman dan steril ketika kereta api akan melintas.
Selain meningkatkan kompetensi PJL yang telah bertugas, KAI Properti juga menyiapkan 746 calon PJL baru. Sebanyak 746 peserta mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) PJL yang berlangsung pada 26 Agustus hingga 3 September 2026.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































