ADVERTISEMENT

Foto

Potret Anak-anak Korban Gempa Afghanistan Antre Bantuan Makanan

AP Photo/Ebrahim Nooroozi - detikNews
Senin, 27 Jun 2022 09:05 WIB

Afghanistan - Gempa dahsyat hancurkan ribuan rumah dan tewaskan sedikitnya 1.000 warga Afghanistan pekan lalu. Pascabencana, bantuan makanan diberikan untuk para korban gempa

Gempa dahsyat hancurkan ribuan rumah dan tewaskan sedikitnya 1.000 warga Afghanistan pekan lalu. Pascabencana, bantuan makanan diberikan untuk para korban gempa
Anak-anak korban gempa Afghanistan mengantre untuk mendapatkan bantuan makanan di wilayah Gayan, Provinsi Paktika, Afghanistan, Minggu (26/6/2022) waktu setempat.
Gempa dahsyat hancurkan ribuan rumah dan tewaskan sedikitnya 1.000 warga Afghanistan pekan lalu. Pascabencana, bantuan makanan diberikan untuk para korban gempa
Sebagai informasi, dilansir Associated Press dan Reuters, Jumat (24/6/2022), gempa berkekuatan Magnitudo 5,9 -- awalnya dilaporkan berkekuatan Magnitudo 6 -- mengguncang Afghanistan bagian timur pada Rabu (22/6) waktu setempat. Wilayah yang menjadi pusat gempa itu berjarak 160 kilometer sebelah tenggara ibu kota Kabul.
Gempa dahsyat hancurkan ribuan rumah dan tewaskan sedikitnya 1.000 warga Afghanistan pekan lalu. Pascabencana, bantuan makanan diberikan untuk para korban gempa
Gempa tersebut menyebabkan ribuan rumah hancur dan menewaskan sedikitnya 1.000 orang. Sementara ribuan warga lainnya dilaporkan terluka.
Gempa dahsyat hancurkan ribuan rumah dan tewaskan sedikitnya 1.000 warga Afghanistan pekan lalu. Pascabencana, bantuan makanan diberikan untuk para korban gempa
Pascabencana, bantuan kemanusiaan, terutama makanan mulai didistribusikan ke wilayah-wilayah terdampak gempa.
 
Gempa dahsyat hancurkan ribuan rumah dan tewaskan sedikitnya 1.000 warga Afghanistan pekan lalu. Pascabencana, bantuan makanan diberikan untuk para korban gempa
Satu per satu anak-anak korban gempa Afghanistan menerima bantuan makanan berupa roti di wilayah Gayan, Provinsi Paktika, Afghanistan, Minggu (26/6/2022) waktu setempat.
 
Gempa dahsyat hancurkan ribuan rumah dan tewaskan sedikitnya 1.000 warga Afghanistan pekan lalu. Pascabencana, bantuan makanan diberikan untuk para korban gempa
Terkait bantuan untuk para korban terdampak gempa, Taliban yang menguasai Afghanistan menyebut adanya krisis ekonomi serta sanksi-sanksi yang diterapkan negara-negara Barat usai pasukan Amerika Serikat menarik diri tahun lalu telah membatasi kemampuan mereka menangani bencana alam ini. Taliban pun berharap uluran tangan dunia.
Gempa dahsyat hancurkan ribuan rumah dan tewaskan sedikitnya 1.000 warga Afghanistan pekan lalu. Pascabencana, bantuan makanan diberikan untuk para korban gempa
Dilansir The Guardian, seorang pejabat senior Taliban, Abdul Qahar Balkhi, menyatakan pemerintah 'mengapresiasi dan menyambut baik' bantuan yang dijanjikan sejumlah pemerintahan lainnya dan badan-badan bantuan, seperti Medecins Sans Frontieres dan Palang Merah. Gempa ini memberikan tantangan besar bagi Taliban, yang mengisolasi sebagian besar Afghanistan sebagai akibat dari kebijakan mereka. Sebelum Taliban berkuasa kembali, tim respons darurat Afghanistan juga kesulitan menangani bencana alam yang kerap melanda negara ini.
Potret Anak-anak Korban Gempa Afghanistan Antre Bantuan Makanan
Potret Anak-anak Korban Gempa Afghanistan Antre Bantuan Makanan
Potret Anak-anak Korban Gempa Afghanistan Antre Bantuan Makanan
Potret Anak-anak Korban Gempa Afghanistan Antre Bantuan Makanan
Potret Anak-anak Korban Gempa Afghanistan Antre Bantuan Makanan
Potret Anak-anak Korban Gempa Afghanistan Antre Bantuan Makanan
Potret Anak-anak Korban Gempa Afghanistan Antre Bantuan Makanan


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT