Warga China Ramai-ramai Bakar Uang Palsu di Pinggir Jalan, Ada Apa?

Foto

Warga China Ramai-ramai Bakar Uang Palsu di Pinggir Jalan, Ada Apa?

Getty Images/Kevin Frayer - detikNews
Jumat, 08 Apr 2022 16:00 WIB

China - Warga Tionghoa di China tampak membakar uang kertas palsu di sepanjang jalan pada malam hari. Pembakaran uang kertas ini merupakan bagian dari Festival Qingming

BEIJING, CHINA - APRIL 05: A woman burns fake paper money as an offering as part of a ceremony for a recently deceased relative on a street during the Qingming Festival on April 5, 2022 in Beijing, China. The Qingming festival, or Tomb-Sweeping Day, is an annual Chinese ritual to remember and honour one's ancestors and pay a visit to their graves, and is marked across the country. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)

Seorang pria membakar uang kertas palsu di sebuah jalan di Beijing, China, Selasa (5/4/2022) waktu setempat.  

BEIJING, CHINA - APRIL 05: A woman burns fake paper money as an offering as part of a ceremony for a recently deceased relative on a street during the Qingming Festival on April 5, 2022 in Beijing, China. The Qingming festival, or Tomb-Sweeping Day, is an annual Chinese ritual to remember and honour one's ancestors and pay a visit to their graves, and is marked across the country. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)

Pembakaran uang kertas ini merupakan bagian dari Festival Qingming.  

BEIJING, CHINA - APRIL 05: A woman burns fake paper money as an offering as part of a ceremony for a recently deceased relative on a street during the Qingming Festival on April 5, 2022 in Beijing, China. The Qingming festival, or Tomb-Sweeping Day, is an annual Chinese ritual to remember and honour one's ancestors and pay a visit to their graves, and is marked across the country. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)

Meski tak terdengar familiar, tradisi membakar uang bukanlah hal yang janggal bagi masyarakat keturunan Tionghoa, baik di Indonesia maupun di negara-negara lainnya. Tradisi membakar uang sudah menjadi ritual yang dilakukan secara turun-temurun selama ribuan tahun.   

BEIJING, CHINA - APRIL 05: A woman burns fake paper money as an offering as part of a ceremony for a recently deceased relative on a street during the Qingming Festival on April 5, 2022 in Beijing, China. The Qingming festival, or Tomb-Sweeping Day, is an annual Chinese ritual to remember and honour one's ancestors and pay a visit to their graves, and is marked across the country. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)

Festival Qingming dilakukan sebagai ritual doa untuk kerabat yang baru saja meninggal.  

BEIJING, CHINA - APRIL 05: A woman burns fake paper money as an offering as part of a ceremony for a recently deceased relative on a street during the Qingming Festival on April 5, 2022 in Beijing, China. The Qingming festival, or Tomb-Sweeping Day, is an annual Chinese ritual to remember and honour one's ancestors and pay a visit to their graves, and is marked across the country. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)

Festival Qingming merupakan ritual tahunan tiongkok untuk mengingat dan menghormati leluhur.  

BEIJING, CHINA - APRIL 05: A woman burns fake paper money as an offering as part of a ceremony for a recently deceased relative on a street during the Qingming Festival on April 5, 2022 in Beijing, China. The Qingming festival, or Tomb-Sweeping Day, is an annual Chinese ritual to remember and honour one's ancestors and pay a visit to their graves, and is marked across the country. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)

Dalam merayakan Festival Qingming, orang-orang keturunan Tionghoa akan mengunjungi makam leluhur mereka, membersihkannya, dan membakar uang kertas sebagai persembahan.    

BEIJING, CHINA - APRIL 05: A woman burns fake paper money as an offering as part of a ceremony for a recently deceased relative on a street during the Qingming Festival on April 5, 2022 in Beijing, China. The Qingming festival, or Tomb-Sweeping Day, is an annual Chinese ritual to remember and honour one's ancestors and pay a visit to their graves, and is marked across the country. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)

Namun bagi orang-orang yang tidak bisa mengunjungi makam, maka mereka bisa membakar uang palsu dimana saja sebagai simbol doa.  

BEIJING, CHINA - APRIL 05: A woman burns fake paper money as an offering as part of a ceremony for a recently deceased relative on a street during the Qingming Festival on April 5, 2022 in Beijing, China. The Qingming festival, or Tomb-Sweeping Day, is an annual Chinese ritual to remember and honour one's ancestors and pay a visit to their graves, and is marked across the country. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)

Menurut kepercayaan masyarakat, uang bisa membelikanmu kebahagiaan bahkan di akhirat. Sehingga dengan membakar uang palsu, mereka bisa memastikan bahwa leluhurnya memiliki banyak uang di dunia setelah kematian.   

BEIJING, CHINA - APRIL 05: A woman burns fake paper money as an offering as part of a ceremony for a recently deceased relative on a street during the Qingming Festival on April 5, 2022 in Beijing, China. The Qingming festival, or Tomb-Sweeping Day, is an annual Chinese ritual to remember and honour one's ancestors and pay a visit to their graves, and is marked across the country. (Photo by Kevin Frayer/Getty Images)

Selain itu tradisi membakar uang palsu ini mewujudkan keikhlasan anggota keluarga untuk menghormati leluhur dengan memaafkan kesalahan yang pernah dibuat semasa hidup.   

Warga China Ramai-ramai Bakar Uang Palsu di Pinggir Jalan, Ada Apa?
Warga China Ramai-ramai Bakar Uang Palsu di Pinggir Jalan, Ada Apa?
Warga China Ramai-ramai Bakar Uang Palsu di Pinggir Jalan, Ada Apa?
Warga China Ramai-ramai Bakar Uang Palsu di Pinggir Jalan, Ada Apa?
Warga China Ramai-ramai Bakar Uang Palsu di Pinggir Jalan, Ada Apa?
Warga China Ramai-ramai Bakar Uang Palsu di Pinggir Jalan, Ada Apa?
Warga China Ramai-ramai Bakar Uang Palsu di Pinggir Jalan, Ada Apa?
Warga China Ramai-ramai Bakar Uang Palsu di Pinggir Jalan, Ada Apa?
Warga China Ramai-ramai Bakar Uang Palsu di Pinggir Jalan, Ada Apa?


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini