ADVERTISEMENT

Foto

Hadapi Gelombang Omicron, Prokes Jangan Kendor

Andhika Prasetia - detikNews
Selasa, 11 Jan 2022 14:20 WIB

Jakarta - Gelombang Omicron diprediksi akan menyerbu Indonesia. Warga diminta tidak kendor menerapkan prokes. Salah satunya tetap rajin menggunakan masker.

Pemerintah menyebut Indonesia akan menghadapi gelombang varian Omicron baru. Peningkatan kasus Omicron disebut lebih cepat berkembang ketimbang COVID-19 varian Delta.

Pengendara melintas di pasar tradisional di Tangerang Selatan, Selasa (11/1/2022). Menkes Budi Gunadi Sadikin menyebut Indonesia akan menghadapi gelombang Covid-19 varian Omicron. Menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat ikut membantu terhindar dari varian tersebut. Jaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Pemerintah menyebut Indonesia akan menghadapi gelombang varian Omicron baru. Peningkatan kasus Omicron disebut lebih cepat berkembang ketimbang COVID-19 varian Delta.

Menkes berpesan kepada warga supaya tidak panik. Omicron diketahui memiliki tingkat penularan lebih cepat dibandingkan varian Delta. Varian Omicron di Indonesia terus meningkat sejak kasus pertama pada 16 Desember 2021. 

Pemerintah menyebut Indonesia akan menghadapi gelombang varian Omicron baru. Peningkatan kasus Omicron disebut lebih cepat berkembang ketimbang COVID-19 varian Delta.

Warga beraktifitas di pasar di di Tangerang Selatan, Selasa (11/1/2022).  Melalui sejumlah langkah antisipasi yang telah disiapkan oleh pemerintah, Menkes meyakini gelombang kenaikan kasus akibat Omicron bisa cepat dikendalikan.

Pemerintah menyebut Indonesia akan menghadapi gelombang varian Omicron baru. Peningkatan kasus Omicron disebut lebih cepat berkembang ketimbang COVID-19 varian Delta.

Kasus Omicron yang terdeteksi di Indonesia saat ini sebagian besar disumbang oleh pelaku perjalanan dari luar negeri. Oleh karena itu, Menkes meminta warga untuk menahan diri tidak melakukan perjalanan internasional jika tak ada keperluan mendesak.

Pemerintah menyebut Indonesia akan menghadapi gelombang varian Omicron baru. Peningkatan kasus Omicron disebut lebih cepat berkembang ketimbang COVID-19 varian Delta.

Indonesia kini mencatat total kasus 414 COVID-19 varian Omicron. Kementerian Kesehatan melaporkan, 50 di antaranya adalah kasus transmisi lokal, selebihnya merupakan kasus impor dari pelaku perjalanan luar negeri.

Pemerintah menyebut Indonesia akan menghadapi gelombang varian Omicron baru. Peningkatan kasus Omicron disebut lebih cepat berkembang ketimbang COVID-19 varian Delta.

Presiden Jokowi juga Jokowi meminta warga tak pergi ke luar negeri selama beberapa pekan ke depan menyusul melonjaknya kasus Omicron.

Hadapi Gelombang Omicron, Prokes Jangan Kendor
Hadapi Gelombang Omicron, Prokes Jangan Kendor
Hadapi Gelombang Omicron, Prokes Jangan Kendor
Hadapi Gelombang Omicron, Prokes Jangan Kendor
Hadapi Gelombang Omicron, Prokes Jangan Kendor
Hadapi Gelombang Omicron, Prokes Jangan Kendor


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT