Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes

ADVERTISEMENT

Foto

Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 10 Nov 2021 06:00 WIB

Jakarta - Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 untuk pencegahan kekerasan di kampus menuai kontroversi. Permendikbud ini dituding melegalkan zina. Benarkah?

Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes (Tim Infografis detikcom)
Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah menyoroti beberapa pasal dalam Permendikbud ini. Dia mempermasalah definisi kekerasan seksual yang bias dalam Permendikbud ini.
Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes (Tim Infografis detikcom)
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) juga menilai pasal-pasal dalam Permendikbud ini kontroversial.
Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes (Tim Infografis detikcom)
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua DPP PPP Illiza Sa'aduddin Djamal. Illiza menilai ada unsur soal ruang bebas untuk zina hingga praktik LGBT.
Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes (Tim Infografis detikcom)
Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda meminta agar Mendikbudristek Nadiem Makarim merevisi Permendikbud ini.
Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes (Tim Infografis detikcom)
Namun, tudingan soal melegalkan zina itu telah dibantah oleh Plt Dirjen Pendidikan Tinggi dan Ristek, Nizam. Nizam mengatakan sama sekali tidak ada penjelasan soal itu.
Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes
Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes
Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes
Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes
Ramai Permendikbud Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus Diprotes

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT