Foto

Gandeng AS hingga India, Militer Israel Gelar Latihan Udara Besar-besaran

AP Photo/Tsafrir Abayov - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 13:12 WIB

Israel - Militer Israel gelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu. Diketahui, latihan udara itu diikuti oleh berbagai negara dunia, mulai AS hingga India.

Militer Israel gelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu. Diketahui, latihan udara itu diikuti oleh berbagai negara dunia, mulai AS hingga India.

Sejumlah jurnalis memotret pesawat F-16 Amerika yang lepas landas selama latihan udara multi-nasional di pangkalan udara Ovda dekat Eilat, Israel, Minggu (24/10/2021) lalu.

Militer Israel gelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu. Diketahui, latihan udara itu diikuti oleh berbagai negara dunia, mulai AS hingga India.

Diketahui, militer Israel menggelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu.

Militer Israel gelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu. Diketahui, latihan udara itu diikuti oleh berbagai negara dunia, mulai AS hingga India.

Melansir AP, latihan udara multi-nasional dua tahunan yang dikenal sebagai Bendera Biru itu diketahui diikuti oleh sejumlah negara lainnya, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jerman, Italia, Yunani, India, dan Prancis.  

Militer Israel gelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu. Diketahui, latihan udara itu diikuti oleh berbagai negara dunia, mulai AS hingga India.

Latihan udara itu digelar selama dua minggu. Tampak seorang teknisi F-16 Israel tengah memeriksa rudal udara-ke-udara selama latihan udara multi-nasional dua tahunan tersebut.

Militer Israel gelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu. Diketahui, latihan udara itu diikuti oleh berbagai negara dunia, mulai AS hingga India.

Sementara itu, latihan udara besar-besaran yang digelar oleh militer Israel itu pun menarik perhatian dunia. Terlebih di tengah sorotan hubungan antara Israel dan Iran. Meski begitu, dilansir dari kantor berita AFP, Selasa (26/10/2021), Kepala Operasi Angkatan Udara Israel, Amir Lazar mengatakan pada wartawan bahwa latihan itu "tidak berfokus pada Iran". Namun, para pejabat militer Israel tak mengelak bahwa republik Islam tersebut tetap menjadi ancaman strategis utama Israel dan fokus sebagian besar perencanaan militernya.

Militer Israel gelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu. Diketahui, latihan udara itu diikuti oleh berbagai negara dunia, mulai AS hingga India.

Diketahui, Israel telah mengadakan latihan militer yang diberi nama "Blue Flag" tersebut setiap dua tahun sejak 2013 di Gurun Negev. Negara-negara yang ambil bagian tahun ini di antaranya termasuk Prancis, Amerika Serikat, Jerman serta Inggris.

Militer Israel gelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu. Diketahui, latihan udara itu diikuti oleh berbagai negara dunia, mulai AS hingga India.

Dengan lebih dari 70 jet tempur -- termasuk Mirage 2000, Rafale dan F-16 -- dan sekitar 1.500 personel yang terlibat, latihan tersebut menjadi latihan terbesar yang pernah diadakan di Israel, ujar Lazar kepada wartawan di pangkalan udara Ovda selatan.

Militer Israel gelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu. Diketahui, latihan udara itu diikuti oleh berbagai negara dunia, mulai AS hingga India.

Sebelumnya pada Minggu (24/10), Lazar menyebut perjanjian normalisasi hubungan yang dilakukan Israel tahun lalu dengan beberapa negara Arab, termasuk UEA, Bahrain dan Maroko telah "membuka berbagai peluang". Israel "sangat menantikan untuk menjadi tuan rumah bagi Angkatan Udara Emirat" di masa depan, tambahnya.

Militer Israel gelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu. Diketahui, latihan udara itu diikuti oleh berbagai negara dunia, mulai AS hingga India.

Lebih lanjut Lazar mengatakan latihan "Blue Flag" sebagian ditujukan untuk menyelaraskan berbagai jenis pesawat yang dikemudikan oleh berbagai negara untuk melawan drone bersenjata dan ancaman lainnya. Selain program nuklir Iran, Israel menyoroti soal armada pesawat tak berawak (drone) yang diklaimnya dikirimkan oleh Teheran ke proksinya di Timur Tengah, termasuk di Yaman, Suriah, dan Lebanon.

Militer Israel gelar latihan udara besar-besaran pada akhir pekan lalu. Diketahui, latihan udara itu diikuti oleh berbagai negara dunia, mulai AS hingga India.

Menurut Lazar, Iran saat ini fokus "membangun kekuatan UAV (kendaraan udara tak berawak)." Dia juga menambahkan bahwa tak menutup kemungkinan "suatu hari nanti" negara-negara yang berpartisipasi dalam latihan itu akan "bekerja sama" untuk melawan ancaman Iran.

Gandeng AS hingga India, Militer Israel Gelar Latihan Udara Besar-besaran
Gandeng AS hingga India, Militer Israel Gelar Latihan Udara Besar-besaran
Gandeng AS hingga India, Militer Israel Gelar Latihan Udara Besar-besaran
Gandeng AS hingga India, Militer Israel Gelar Latihan Udara Besar-besaran
Gandeng AS hingga India, Militer Israel Gelar Latihan Udara Besar-besaran
Gandeng AS hingga India, Militer Israel Gelar Latihan Udara Besar-besaran
Gandeng AS hingga India, Militer Israel Gelar Latihan Udara Besar-besaran
Gandeng AS hingga India, Militer Israel Gelar Latihan Udara Besar-besaran
Gandeng AS hingga India, Militer Israel Gelar Latihan Udara Besar-besaran
Gandeng AS hingga India, Militer Israel Gelar Latihan Udara Besar-besaran