Foto

LIPI Uji Inovasi Ventilator Sivenesia

AntaraFoto/Raisan Al Farisi - detikNews
Senin, 09 Agu 2021 19:40 WIB

Bandung - LIPI tengah mengembangkan ventilator Smart Innovated Ventilator Indonesia (Sivenesia). Saat ini Sivenesia tengah melalui serangkaian tahapan pengujian.

Peneliti Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi (P2ET) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Eko Joni Pristianto menguji coba ventilator Smart Innovated Ventilator Indonesia (Sivenesia) di Kantor LIPI, Cisitu, Bandung, Jawa Barat, Senin (9/8/2021). Ventilator dengan menggunakan sistem android dan memiliki mode CPAP-BPAP tersebut dapat beroperasi selama empat hingga enam jam tanpa listrik dan akan diproduksi massal usai menjalani uji klinis di RSHS serta mendapatkan ijin edar dari Kementerian Kesehatan guna membantu menanggulangi pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa,
Peneliti Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi (P2ET) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Eko Joni Pristianto menguji coba ventilator Smart Innovated Ventilator Indonesia (Sivenesia) di Kantor LIPI, Cisitu, Bandung, Jawa Barat, Senin (9/8/2021).

Peneliti Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi (P2ET) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Eko Joni Pristianto menguji coba ventilator Smart Innovated Ventilator Indonesia (Sivenesia) di Kantor LIPI, Cisitu, Bandung, Jawa Barat, Senin (9/8/2021). Ventilator dengan menggunakan sistem android dan memiliki mode CPAP-BPAP tersebut dapat beroperasi selama empat hingga enam jam tanpa listrik dan akan diproduksi massal usai menjalani uji klinis di RSHS serta mendapatkan ijin edar dari Kementerian Kesehatan guna membantu menanggulangi pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa,
Ventilator dengan menggunakan sistem android dan memiliki mode CPAP-BPAP tersebut dapat beroperasi selama empat hingga enam jam tanpa listrik dan akan diproduksi massal usai menjalani uji klinis di RSHS serta mendapatkan ijin edar dari Kementerian Kesehatan guna membantu menanggulangi pandemi COVID-19.

Peneliti Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi (P2ET) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Eko Joni Pristianto menguji coba ventilator Smart Innovated Ventilator Indonesia (Sivenesia) di Kantor LIPI, Cisitu, Bandung, Jawa Barat, Senin (9/8/2021). Ventilator dengan menggunakan sistem android dan memiliki mode CPAP-BPAP tersebut dapat beroperasi selama empat hingga enam jam tanpa listrik dan akan diproduksi massal usai menjalani uji klinis di RSHS serta mendapatkan ijin edar dari Kementerian Kesehatan guna membantu menanggulangi pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa,
Ventilator ini dibuat dengan dua mode operasi CPAP dan BiPAP. Mode ventilator CPAP atau BiPAP ini, merupakan mode pada ventilator yang bekerja berdasarkan tekanan (pressure based), yang bertujuan untuk mencegah tersumbatnya jalan napas seperti gejala yang banyak dialami oleh penderita COVID-19, serta untuk melatih otot-otot pernapasan sebelum pasien bisa bernapas secara normal.
Peneliti Pusat Penelitian Elektronika dan Telekomunikasi (P2ET) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Eko Joni Pristianto menguji coba ventilator Smart Innovated Ventilator Indonesia (Sivenesia) di Kantor LIPI, Cisitu, Bandung, Jawa Barat, Senin (9/8/2021). Ventilator dengan menggunakan sistem android dan memiliki mode CPAP-BPAP tersebut dapat beroperasi selama empat hingga enam jam tanpa listrik dan akan diproduksi massal usai menjalani uji klinis di RSHS serta mendapatkan ijin edar dari Kementerian Kesehatan guna membantu menanggulangi pandemi COVID-19. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/rwa,
Tujuan dari penggunaan ventilator ini adalah menjaga supaya saluran pernapasan pasien tetap terbuka, sementara perbedaan mendasar dari mode CPAP dan BiPAP ini adalah masalah kenyamanan pada saat pasien bernapas.
LIPI Uji Inovasi Ventilator Sivenesia
LIPI Uji Inovasi Ventilator Sivenesia
LIPI Uji Inovasi Ventilator Sivenesia
LIPI Uji Inovasi Ventilator Sivenesia