Foto

Ngaku Interpol Warga Rusia Peras Pengusaha

Antara Foto / Fikri Yusuf - detikNews
Rabu, 07 Jul 2021 10:18 WIB

Jakarta - Polda Bali berhasil menagkap 3 warga negara asing asal Rusia berinisial EB, OB, dan MZ yang memeras pengusaha asal Uzbekistan dan dua sisanya masih jadi buron.

Petugas kepolisian menghadirkan tersangka Warga Negara Rusia berinisial EB (kanan) saat konferensi pers di Polda Bali, Denpasar, Bali, Selasa (6/7/2021). EB mengaku sebagai anggota Interpol untuk memeras dan mengancam korbannya yaitu seorang pengusaha asing asal Uzbekistan yang tinggal di Bali sehingga korban ketakutan dan menyerahkan sebanyak 22 unit sepeda motor serta uang sebesar Rp121 juta kepada tersangka. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/pras.
Polisi berhasil meringkus pelaku dengan operasi tangkap tangan (OTT) pada 1 Juli 2021 ketika meminta uang sisa kepada korban di parkiran sebelah Pepito Express Jalan Raya Kerobokan, Kabupaten Badung.
Petugas kepolisian menghadirkan tersangka Warga Negara Rusia berinisial EB (kanan) saat konferensi pers di Polda Bali, Denpasar, Bali, Selasa (6/7/2021). EB mengaku sebagai anggota Interpol untuk memeras dan mengancam korbannya yaitu seorang pengusaha asing asal Uzbekistan yang tinggal di Bali sehingga korban ketakutan dan menyerahkan sebanyak 22 unit sepeda motor serta uang sebesar Rp121 juta kepada tersangka. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/pras.
Petugas kepolisian menghadirkan tersangka Warga Negara Rusia berinisial EB (kedua kiri) bersama tersangka kasus lainnya saat konferensi pers di Polda Bali, Denpasar, Bali, Selasa (6/7/2021).


Petugas kepolisian menghadirkan tersangka Warga Negara Rusia berinisial EB (kanan) saat konferensi pers di Polda Bali, Denpasar, Bali, Selasa (6/7/2021). EB mengaku sebagai anggota Interpol untuk memeras dan mengancam korbannya yaitu seorang pengusaha asing asal Uzbekistan yang tinggal di Bali sehingga korban ketakutan dan menyerahkan sebanyak 22 unit sepeda motor serta uang sebesar Rp121 juta kepada tersangka. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/pras.
EB mengaku sebagai anggota Interpol untuk memeras dan mengancam korbannya yaitu seorang pengusaha asing asal Uzbekistan yang tinggal di Bali sehingga korban ketakutan dan menyerahkan sebanyak 22 unit sepeda motor serta uang sebesar Rp121 juta kepada tersangka.
Ngaku Interpol Warga Rusia Peras Pengusaha
Ngaku Interpol Warga Rusia Peras Pengusaha
Ngaku Interpol Warga Rusia Peras Pengusaha