Foto

Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah

Siti Fatimah - detikNews
Selasa, 01 Jun 2021 09:50 WIB

Bandung - Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah sebagai alat melukis.

Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah dan tradisional sebagai alat melukis, salah satunya menggunakan kunyit, bunga lawang, arang hingga urang-aring.
Edrike Joosencia (30), perupa asal Cimahi menunjukkan lukisan hasil karyanya.
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah dan tradisional sebagai alat melukis, salah satunya menggunakan kunyit, bunga lawang, arang hingga urang-aring.
Edrike Joosencia mengaku sudah menekuni dunia seni dan kreatif sejak usianya 4 tahun.
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah dan tradisional sebagai alat melukis, salah satunya menggunakan kunyit, bunga lawang, arang hingga urang-aring.
Edrike Joosencia mengasah kreativitasnya hingga duduk di bangku kuliah dan lulus sebagai Sarjana Seni di Institut Teknologi Bandung (ITB).
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah dan tradisional sebagai alat melukis, salah satunya menggunakan kunyit, bunga lawang, arang hingga urang-aring.
Selama bergelut di bidang seni, Edrike secara kosisten menggunakan alat lukis dari bahan tradisional.
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah dan tradisional sebagai alat melukis, salah satunya menggunakan kunyit, bunga lawang, arang hingga urang-aring.
Seniman asal Bandung ini menggunakan bumbu rempah dan tradisional sebagai alat melukis, di antarana kunyit, bunga lawang, arang hingga urang-aring.
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah dan tradisional sebagai alat melukis, salah satunya menggunakan kunyit, bunga lawang, arang hingga urang-aring.
Baru-baru ini Edrike membuat karya bertema Semanjala yang dibuat dari kunyit, urang-aring dan bunga lawang di atas kanvas lingkaran.
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah sebagai alat melukis.
Penggunaan kunyit, bunga lawang, dan urang aring dalam karyanya kali ini dinilainya sangat mewakili pemikiran, jiwa dan dirinya sendiri sebagai seniman.
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah sebagai alat melukis.
Tidak hanya bernilai ekonomis, penggunaan bumbu tradisional dalam seni lukis juga memiliki berbagai kelebihan. Misalnya saja dilihat dari ketahanan bisa sampai ratusan tahun, bahan-bahannya pun mudah didapatkan.
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah dan tradisional sebagai alat melukis, salah satunya menggunakan kunyit, bunga lawang, arang hingga urang-aring.
Sekilas tentang Semanjala, Edrike ingin merepresentasikan ragam pengalaman, gagasan, dan narasi. Dia membongkar imaji-imaji hasil observasi langsung dengan bentuk-bentuk abstraksi yang tidak kehilangan aspek representasionalnya, tetapi justru menekankan impresi dan imajinasi.
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah dan tradisional sebagai alat melukis, salah satunya menggunakan kunyit, bunga lawang, arang hingga urang-aring.
Di seri Semanjala ini, Edrike mengatakan, proses pembuatan dilakukan selama kurang lebih tiga minggu dan saat ini sudah ada 14 buah lukis yang ia buat, beberapa diantaranya sudah mendapatkan apresiasi dan dimiliki secara pribadi.
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah dan tradisional sebagai alat melukis, salah satunya menggunakan kunyit, bunga lawang, arang hingga urang-aring.
Di karya sebelumnya yang bertajuk Amarga, Edrike menggunakan charcoal sebagai alat lukis.
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah dan tradisional sebagai alat melukis, salah satunya menggunakan kunyit, bunga lawang, arang hingga urang-aring.
Selain menjadi perupa, Edrike juga memiliki sejumlah murid yang ia ajarkan seni lukis.
Umumnya seniman membuat lukisan dengan menggunakan cat minyak dan kuas. Namun, seniman di Bandung ini menggunakan bumbu rempah sebagai alat melukis.
Terkadang, harga alat dan bahan yang mahal menjadi pembatas para muridnya untuk berkreativitas, sehingga tercetuslah penggunaan bahan tradisional dari bumbu dan rempah ini.
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah
Unik! Lukisan Ini Dibuat dengan Bumbu Rempah