Foto

Melihat Luweng dan Saluran Air Peninggalan Belanda di Gunung Pegat Klaten

Achmad Syauqi - detikNews
Minggu, 02 Mei 2021 10:28 WIB

Klaten - Gunung Pegat di perbatasan Desa Jotangan dan Krakitan, Klaten, Jateng, menyimpan bangunan kuno. Di bawah gunung itu terdapat saluran air bawah tanah dan luweng.

Gunung Pegat di perbatasan Desa Jotangan dan Krakitan, Klaten, Jateng, menyimpan bangunan kuno. Di bawah gunung itu terdapat saluran air bawah tanah dan lima luweng.
Gunung Pegat menyimpan saluran air dengan lima luweng (sumur di gunung) yang dibangun sebelum kemerdekaan RI.
Gunung Pegat di perbatasan Desa Jotangan dan Krakitan, Klaten, Jateng, menyimpan bangunan kuno. Di bawah gunung itu terdapat saluran air bawah tanah dan lima luweng.
Dari lima luweng, ada tiga yang bentuknya bulat dengan bangunan tembok berundak susun. Sisanya berbentuk kotak dengan saluran irigasi di dasarnya.
Gunung Pegat di perbatasan Desa Jotangan dan Krakitan, Klaten, Jateng, menyimpan bangunan kuno. Di bawah gunung itu terdapat saluran air bawah tanah dan lima luweng.
Menurut warga, luweng dan saluran dibuat sebelum tahun 1945.
Gunung Pegat di perbatasan Desa Jotangan dan Krakitan, Klaten, Jateng, menyimpan bangunan kuno. Di bawah gunung itu terdapat saluran air bawah tanah dan lima luweng.
Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemkab Klaten, Yuli Budi Susilowati, mengatakan luweng itu adalah saluran air peninggalan kolonial Belanda yang melewati terowongan di bawah gunung. Panjangnya sekitar 1-1,5 kilometer.
Gunung Pegat di perbatasan Desa Jotangan dan Krakitan, Klaten, Jateng, menyimpan bangunan kuno. Di bawah gunung itu terdapat saluran air bawah tanah dan lima luweng.
Luweng itu merupakan pintu kontrol aliran air dari saluran Rawa Jombor. Hulunya ada di bendungan selatan rawa.
Melihat Luweng dan Saluran Air Peninggalan Belanda di Gunung Pegat Klaten
Melihat Luweng dan Saluran Air Peninggalan Belanda di Gunung Pegat Klaten
Melihat Luweng dan Saluran Air Peninggalan Belanda di Gunung Pegat Klaten
Melihat Luweng dan Saluran Air Peninggalan Belanda di Gunung Pegat Klaten
Melihat Luweng dan Saluran Air Peninggalan Belanda di Gunung Pegat Klaten