Foto

Polisi Buka Suara Soal Pelatihan Jaringan Teroris JI di Jateng

Rifkianto Nugroho - detikNews
Senin, 28 Des 2020 18:25 WIB

Jakarta - Polisi gelar konferensi pers terkait pelatihan terorisme di Jawa Tengah. Pelatihan itu digelar untuk siapkan para generasi muda JI yang akan dikirim ke Suriah.

Polisi gelar konferensi pers terkait pelatihan terorisme di Jawa Tengah. Pelatihan itu digelar untuk siapkan para generasi muda JI yang akan dikirim ke Suriah.
Polri menyebut para generasi muda kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) di Jawa Tengah dilatih selama enam bulan. Setelah menjalani pelatihan, generasi muda JI itu kemudian siap dikirim ke Suriah untuk mengikuti pelatihan militer. Hal tersebut diungkapkan Kadiv Humas Polri, Irjen Argo Yuwono di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (28/12/2020).
Polisi gelar konferensi pers terkait pelatihan terorisme di Jawa Tengah. Pelatihan itu digelar untuk siapkan para generasi muda JI yang akan dikirim ke Suriah.
Argo menuturkan perekrutan generasi muda kelompok JI itu dimulai sejak sembilan tahun lalu. Total ada 96 orang yang tergabung dari 7 angkatan.

Polisi gelar konferensi pers terkait pelatihan terorisme di Jawa Tengah. Pelatihan itu digelar untuk siapkan para generasi muda JI yang akan dikirim ke Suriah.
Dari total 96 orang generasi muda itu, 66 orang di antaranya telah diberangkatkan ke Suriah. Sementara sisanya, kata Argo, ditangkap Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri.
Polisi gelar konferensi pers terkait pelatihan terorisme di Jawa Tengah. Pelatihan itu digelar untuk siapkan para generasi muda JI yang akan dikirim ke Suriah.
Argo menyampaikan generasi muda yang berada di Suriah beberapa ada yang tewas dan telah dimakamkan di sana. Sementara sebagian lainnya ada yang kembali ke Tanah Air.
Polisi gelar konferensi pers terkait pelatihan terorisme di Jawa Tengah. Pelatihan itu digelar untuk siapkan para generasi muda JI yang akan dikirim ke Suriah.
Lebih lanjut, Argo mengatakan para generasi muda JI itu selama di Suriah mendapatkan pelatihan cara menggunakan senjata dan merakit bom. Hal itu diungkapkan oleh salah seorang narapidana terorisme (napiter) bernama Ahmad Hafis selaku murid dari pelatih JI di Semarang bernama Karso.
Polisi gelar konferensi pers terkait pelatihan terorisme di Jawa Tengah. Pelatihan itu digelar untuk siapkan para generasi muda JI yang akan dikirim ke Suriah.
Seperti diketahui, sebelumnya Densus 88 Antiteror Polri membongkar pusat latihan jaringan teroris JI di sejumlah lokasi di Jawa Tengah. Polri menyebut pusat latihan ini dipakai untuk melatih anggota JI menjadi ahli tempur hingga merakit bom. Salah satu pusat latihan JI yang dibongkar Polri terletak di Desa Gintungan, Bandungan, Semarang, Jawa Tengah. Bangunan itu terlihat seperti villa yang juga digunakan sebagai tempat istirahat (tidur) para anggota JI.
Polisi Buka Suara Soal Pelatihan Jaringan Teroris JI di Jateng
Polisi Buka Suara Soal Pelatihan Jaringan Teroris JI di Jateng
Polisi Buka Suara Soal Pelatihan Jaringan Teroris JI di Jateng
Polisi Buka Suara Soal Pelatihan Jaringan Teroris JI di Jateng
Polisi Buka Suara Soal Pelatihan Jaringan Teroris JI di Jateng
Polisi Buka Suara Soal Pelatihan Jaringan Teroris JI di Jateng