Foto

KPK Bicara Ancaman Hukuman Mati Soal Korupsi di Saat Bencana

Agung Pambudhy - detikNews
Minggu, 06 Des 2020 19:01 WIB

Jakarta - Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana.

Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana.
Ketua KPK Firli Bahuri memberikan keterangan pers terkait kasus korupsi bantuan sosial (bansos) virus Corona (COVID-19) di Gedung KPK, Jakarta, Minggu (6/12/2020).
Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana.
Seperti diketahui, Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara bersama sejumlah orang lainnya ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap terkait bantuan sosial (bansos) virus Corona (COVID-19).
 
Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana.
Terkait dengan hukuman atas tindakan korupsi di masa pandemi COVID-19, KPK pun menyatakan tidak menutup kemungkinan untuk menjerat para koruptor dengan hukuman mati di masa pandemi virus Corona (COVID-19) yang masih mewabah di negeri ini.
Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana.
Ketua KPK, Firli Bahuri mengatakan pihaknya akan berpedoman pada Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Tepatnya merujuk pada pasal 2 tantang penindakan.
Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana.
Firli mengatakan dalam UU itu memang ada aturan hukum mati. Dalam kasus korupsi bantuan sosial ini, Firli mengatakan KPK akan bekerja berdasarkan keterangan saksi dan bukti.
Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana.
"Kedua memang ada ancaman hukum mati. Kita paham juga bahwa pandemi COVID-19 ini dinyatakan oleh pemerintah bahwa ini adalah bencana non alam sehingga tentu kita tidak berhenti sampai di sini apa yang kita lakukan kita masih akan terus bekerja terkait dengan bagaimana mekanisme pengadaan barang jasa untuk bantuan sosial di dalam pandemi COVID-19. Tentu nanti kita akan bekerja berdasarkan keterangan saksi dan bukti apakah bisa masuk ke dalam pasal 2 UU 31 Tahun '99," tutur Firli.
Mensos Juliari Batubara ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap bansos Corona. KPK pun buka suara soal ancaman hukuman mati terkait korupsi di saat bencana.
Firli mengatakan KPK masih terus bekerja keras untuk melakukan pengembangan kasus. Sehingga dapat ditemukan ada atau tidaknya tindakan pidana yang merugikan keuangan negara dalam kasus korupsi ini.
KPK Bicara Ancaman Hukuman Mati Soal Korupsi di Saat Bencana
KPK Bicara Ancaman Hukuman Mati Soal Korupsi di Saat Bencana
KPK Bicara Ancaman Hukuman Mati Soal Korupsi di Saat Bencana
KPK Bicara Ancaman Hukuman Mati Soal Korupsi di Saat Bencana
KPK Bicara Ancaman Hukuman Mati Soal Korupsi di Saat Bencana
KPK Bicara Ancaman Hukuman Mati Soal Korupsi di Saat Bencana
KPK Bicara Ancaman Hukuman Mati Soal Korupsi di Saat Bencana