Foto

Peternak Sapi di Cangkringan Masih Tetap Bertahan

Agus Septiawan - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2020 21:25 WIB

Sleman - Meski status Merapi naik menjadi siaga, peternak sapi di Kalitengah Lor Kalurahan Glagaharjo Cangkringan Sleman tetap bertahan tak mau mengungsikan ternaknya.

Meskipun status Gunung Merapi naik menjadi Siaga, Peternak sapi di Kalitengah Lor Kalurahan Glagaharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta tetap bertahan dan tak mau mengungsikan sapi ternaknya.
Salah satu peternak itu adalah Kemi. Pria berusia 35 tahun ini masih enggan mengungsikan 3 sapi miliknya.
Meskipun status Gunung Merapi naik menjadi Siaga, Peternak sapi di Kalitengah Lor Kalurahan Glagaharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta tetap bertahan dan tak mau mengungsikan sapi ternaknya.
Alasannya adalah tidak efisiennya pemberian pakan ternak. Ini karena setiap peternak harus naik ke Kalitengah Lor untuk mengambil pakan.
Meskipun status Gunung Merapi naik menjadi Siaga, Peternak sapi di Kalitengah Lor Kalurahan Glagaharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta tetap bertahan dan tak mau mengungsikan sapi ternaknya.
Dia memilih merawat sapi-sapi di kandang miliknya. Terlebih Kemi memang belum mengungsi karena masih usia produktif.
Meskipun status Gunung Merapi naik menjadi Siaga, Peternak sapi di Kalitengah Lor Kalurahan Glagaharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta tetap bertahan dan tak mau mengungsikan sapi ternaknya.
Pengalaman tak mengenakan sempat dialami oleh dirinya. Tepatnya saat erupsi Merapi 2010. Dua ekor sapi miliknya mati akibat abu vulkanik Gunung Merapi. BPBD Sleman mencatat setidaknya ada sekitar 300 ekor sapi di Kalitengah Lor.
Peternak Sapi di Cangkringan Masih Tetap Bertahan
Peternak Sapi di Cangkringan Masih Tetap Bertahan
Peternak Sapi di Cangkringan Masih Tetap Bertahan
Peternak Sapi di Cangkringan Masih Tetap Bertahan