Foto

Potret Ramainya Inggris di Tengah Ancaman Lockdown Jilid 2

AP Photo - detikNews
Rabu, 23 Sep 2020 17:45 WIB

London - Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.

Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.

Orang-orang makan dan minum di luar restoran di Soho, London, Inggris. AP Photo/Alberto Pezzali  

Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.

Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson, sebelumnya telah mengumumkan bahwa pub dan restoran tutup pada pukul 10 malam, karena lonjakan kasus virus korona di seluruh Inggris. AP Photo/Frank Augstein  

Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.

Boris Johnson juga mengatakan kepada warganya untuk bekerja dari rumah mulai Selasa (22/9/2020). AP Photo/Alberto Pezzali  

Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.

Untuk menahan penyebaran COVID-19 pada musim semi tahun ini, aktifitas publik di seluruh Eropa hampir sepenuhnya dihentikan. Namun saat musim panas, banyak tempat melonggarkan aturan pembatasan tersebut. Maka yang terjadi adalah tingkat infeksi COVID-19 di hampir setiap negara Eropa semakin meningkat. AP Photo/Alberto Pezzali  

Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.

Inggris kemungkinan akan kembali memberlakukan tindakan lockdown akibat lonjakan tajam infeksi virus Corona. AP Photo/Alberto Pezzali  

Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.

Tindakan tersebut mulai dipertimbangkan ketika adanya lonjakan kasus harian sebanyak 6.000 kasus dalam 24 jam. AP Photo/Jon Super  

Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.

Jika lockdown kedua benar dilakukan maka akan diberlakukan tidak dalam waktu sebentar, namun selama 6 bulan. AP Photo/Jon Super  

Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.

Meskipun akan melakukan lockdown kembali, Boris Johnson tidak yakin hal tersebut dapat mengendalikan pandemi COVID-19 yang memburuk di Inggris. AP Photo/Matt Dunham  

Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.

Hampir 42.000 orang telah meninggal karena COVID-19 di Inggris. Menjadikannya negara dengan angka kematian tertinggi di Eropa. AP Photo/Matt Dunham  

Inggris kemungkinan akan memberlakukan kembali lockdown ketika lonjakan kasus harian di negara tersebut mencapai 6.000 kasus dalam 24 jam.

Walikota London, Sadiq Khan, mengatakan bahwa tindakan penguncian yang lebih ketat menjadi semakin mungkin untuk ibu kota Inggris. AP Photo/Matt Dunham  

Potret Ramainya Inggris di Tengah Ancaman Lockdown Jilid 2
Potret Ramainya Inggris di Tengah Ancaman Lockdown Jilid 2
Potret Ramainya Inggris di Tengah Ancaman Lockdown Jilid 2
Potret Ramainya Inggris di Tengah Ancaman Lockdown Jilid 2
Potret Ramainya Inggris di Tengah Ancaman Lockdown Jilid 2
Potret Ramainya Inggris di Tengah Ancaman Lockdown Jilid 2
Potret Ramainya Inggris di Tengah Ancaman Lockdown Jilid 2
Potret Ramainya Inggris di Tengah Ancaman Lockdown Jilid 2
Potret Ramainya Inggris di Tengah Ancaman Lockdown Jilid 2
Potret Ramainya Inggris di Tengah Ancaman Lockdown Jilid 2