Foto

Sepekan PSBB Ketat di Jakarta

Rifkianto Nugroho - detikNews
Senin, 21 Sep 2020 20:15 WIB

Jakarta - Pemprov DKI Jakarta menerapkan PSBB ketat sejak seminggu lalu. Epidemiolog menyebut belum ada perubahan, dilihat dari perilaku masyarakat.

Pemprov DKI Jakarta menerapkan PSBB ketat sejak seminggu lalu. Epidemiolog menyebut belum ada perubahan kondisi pandemi Corona di Jakarta, dilihat dari perilaku masyarakat.
Pemerintah melaporkan 4.176 kasus baru COVID-19 yang terkonfirmasi pada hari Senin (21/9/2020). Total kasus terkonfirmasi saat ini sudah mencapai 248.952 kasus semenjak virus Corona mewabah di Indonesia.
Pemprov DKI Jakarta menerapkan PSBB ketat sejak seminggu lalu. Epidemiolog menyebut belum ada perubahan kondisi pandemi Corona di Jakarta, dilihat dari perilaku masyarakat.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menerapkan pengetatan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) sejak seminggu yang lalu. Epidemiolog menyebut belum ada perubahan kondisi pandemi Corona di Jakarta, dilihat dari perilaku masyarakat.
Pemprov DKI Jakarta menerapkan PSBB ketat sejak seminggu lalu. Epidemiolog menyebut belum ada perubahan kondisi pandemi Corona di Jakarta, dilihat dari perilaku masyarakat.
Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Ahli Epidemiologi Indonesia (PAEI), Hariadi Wibisono, saat dihubungi, Minggu (20/9/2020) mengatakan, belum ada perilaku masyarakat dalam melakukan protokol kesehatan.
Pemprov DKI Jakarta menerapkan PSBB ketat sejak seminggu lalu. Epidemiolog menyebut belum ada perubahan kondisi pandemi Corona di Jakarta, dilihat dari perilaku masyarakat.
Sehingga, Hariadi melihat PSBB selama seminggu ini belum bisa dilihat dampaknya terhadap kasus Corona. Karena, tidak ada perubahan dari kondisi Jakarta saat Gubernur Anies Baswedan memutuskan menarik rem darurat.
Pemprov DKI Jakarta menerapkan PSBB ketat sejak seminggu lalu. Epidemiolog menyebut belum ada perubahan kondisi pandemi Corona di Jakarta, dilihat dari perilaku masyarakat.
Selama masih banyak masyarakat yang acuh terhadap protokol kesehatan, dan pemerintah yang tidak tegas mengawasi, maka kasus Corona di Jakarta masih akan tetap tinggi.
Pemprov DKI Jakarta menerapkan PSBB ketat sejak seminggu lalu. Epidemiolog menyebut belum ada perubahan kondisi pandemi Corona di Jakarta, dilihat dari perilaku masyarakat.
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencabut PSBB transisi dan memberlakukan PSBB ketat. Pemberlakukan PSBB ini berlangsung pada 14 September 2020.
Pemprov DKI Jakarta menerapkan PSBB ketat sejak seminggu lalu. Epidemiolog menyebut belum ada perubahan kondisi pandemi Corona di Jakarta, dilihat dari perilaku masyarakat.
Anies memilih untuk menarik rem darurat dan mengembalikan pengetatan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Pemprov DKI Jakarta menerapkan PSBB ketat sejak seminggu lalu. Epidemiolog menyebut belum ada perubahan kondisi pandemi Corona di Jakarta, dilihat dari perilaku masyarakat.
Anies bersandar pada data-data yang menunjukkan kondisi virus Corona di Jakarta mengkhawatirkan.
Sepekan PSBB Ketat di Jakarta
Sepekan PSBB Ketat di Jakarta
Sepekan PSBB Ketat di Jakarta
Sepekan PSBB Ketat di Jakarta
Sepekan PSBB Ketat di Jakarta
Sepekan PSBB Ketat di Jakarta
Sepekan PSBB Ketat di Jakarta
Sepekan PSBB Ketat di Jakarta