Foto

Potret Masamba Luwu Utara yang Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir Bandang

dok. Istimewa - detikNews
Jumat, 17 Jul 2020 10:18 WIB

Masamba - Kota Masamba, Kabupaten Luwu Utara belum pulih pasca diterjang banjir bandang pada Senin (13/7) lalu. Fasilitas umum hingga permukiman masih tertutup lumpur.

Kota Masama, Luwu Utara masih tertutup lumpur pasca diterjang banjir bandang (dok. Istimewa).
Banjir yang terjadi pada Senin (13/7) lalu turut membawa lumpur dan material kayu hingga pohon. Tampak mobil warga rusak parah akibat banjir. (dok. Istimewa).
Kota Masama, Luwu Utara masih tertutup lumpur pasca diterjang banjir bandang (dok. Istimewa).
Fasilitas umum ikut tertutup lumpur, termasuk Bandar Udara Andi Djemma di Kota Masamba. Tampak run way bandara masih tertutup lumpur (dok. Istimewa).
Kota Masama, Luwu Utara masih tertutup lumpur pasca diterjang banjir bandang (dok. Istimewa).
Sebagian besar warga masih mengungsi karena rumahnya tertutup lumpur (dok. Istimewa).
Kota Masama, Luwu Utara masih tertutup lumpur pasca diterjang banjir bandang (dok. Istimewa).
Ketebalan lumpur yang menutupi permukiman warga bisa mencapai 3 meter, dimana wilayah paling parah terdampak berada di bantaran Sungai Masamba dan Sungai Radda (dok. Istimewa).
Kota Masama, Luwu Utara masih tertutup lumpur pasca diterjang banjir bandang (dok. Istimewa).
Pemkab Luwu Utara membutuhkan banyak alat berat, khususnya yang berjenis PC 100 untuk mengangkut lumpur dan meterial yang terbawa bajir (dok. Istimewa).
Kota Masama, Luwu Utara masih tertutup lumpur pasca diterjang banjir bandang (dok. Istimewa).
Di wilayah bantaran sungai, lumpur menutupi hingga atap rumah warga (dok. Istimewa).
Kota Masama, Luwu Utara masih tertutup lumpur pasca diterjang banjir bandang (dok. Istimewa).
Longsor yang terjadi di wilayah hulu Sungai Masamba dan Sungai Radda diduga menjadi penyebab utama banjir bandang. Tampak pantauan dari atas wilayah hulu Sungai Masamba dan Sungai Radda (dok. Istimewa).
Kota Masama, Luwu Utara masih tertutup lumpur pasca diterjang banjir bandang (dok. Istimewa).
Banjir bandang yang menerjang 6 kecamatan di Luwu Utara dan berdampak pada 4.202 kepala keluarga (KK) atau 15. 994 jiwa. Data BPBD Luwu Utara sementara ini, terdapat 603 kepala keluarga, atau sebanyak 20.402 Jiwa yang mengungsi (dok. Istimewa).
Kota Masama, Luwu Utara masih tertutup lumpur pasca diterjang banjir bandang (dok. Istimewa).
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah pada Kamis (16/7) lalu mengunjungi Kota Masamba yang masih tertutup lumpur (dok. Istimewa).
Kota Masama, Luwu Utara masih tertutup lumpur pasca diterjang banjir bandang (dok. Istimewa).
Gubernur Nurdin memprioritaskan 3 hal untuk penanganan cepat Luwu Utara pasca diterjang banjir, yakni normalisasi listrik dan jaringan komunikasi, pemenuhan kebutuhan pengungsi, dan penyiapan hunian sementara untuk warga (dok. Istimewa).
Potret Masamba Luwu Utara yang Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir Bandang
Potret Masamba Luwu Utara yang Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir Bandang
Potret Masamba Luwu Utara yang Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir Bandang
Potret Masamba Luwu Utara yang Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir Bandang
Potret Masamba Luwu Utara yang Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir Bandang
Potret Masamba Luwu Utara yang Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir Bandang
Potret Masamba Luwu Utara yang Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir Bandang
Potret Masamba Luwu Utara yang Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir Bandang
Potret Masamba Luwu Utara yang Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir Bandang
Potret Masamba Luwu Utara yang Masih Tertutup Lumpur Pasca Banjir Bandang