Foto

5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli

Pool - detikNews
Rabu, 01 Jul 2020 17:30 WIB

Jakarta - DKI Jakarta mewajibkan warganya menggunakan kantong belanja ramah lingkungan mulai 1 Juli 2020. Berikut lima fakta yang menyertainya.

Larangan penggunaan kantong plastik di DKI Jakarta mulai berlaku hari ini. Sejumlah warga pun mulai menggunakan kemasan ramah lingkungan.

Aturan menggunakan kantong belanja ramah lingkungan tertuang dalam Peraturan Gubernur 142 tahun 2019 tentang kewajiban penggunaan kantong belanja ramah lingkungan pada pusat perbelanjaan, toko swalayan dan pasar rakyat. Agung Pambudhy/Detik.com  

Pelarangan pengunaan kantong plastik di DKI Jakarta mulai hari ini berlaku, Rabu (1/7) , jika melanggar akan dikenai sejumlah sanksi.

Mulai 1 Juli 2020, penggunaan kantong belanja plastik sekali pakai di pusat perbelanjaan, pasar swalayan dan pasar tradisional di DKI Jakarta akan dilarang. dok. detikfoto  

Pemprov DKI Jakarta melarang penggunaan kantong plastik seklai pakai di mal hingga pasar. Larangan itu mulai diberlakukan pada 1 Juli 2020 mendatang.

Fakta pertama, Menurut Dinas Lingkungan Hidup, Andono Warih, larangan itu hanya kantong belanja sekali pakai atau single use plastic. Pemerintah DKI Jakarta tidak men generalisir semua plastik, karena di kehidupan modern ini tentu akan sulit hidup tanpa plastik. Plastik sekali pakai ini hanya salah satu varian dari berbagai macam plastik. Rifkianto Nugroho/Detik.com  

Sejumlah truk sampah menunggu antrean di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (1/5/2020). Menurut data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, usai lebaran rata-rata jumlah sampah yang datang ke TPST Bantargebang  menurun dari tahun 2019 yaitu 7.145 ton per hari menjadi 6.602 ton per hari akibat adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berdampak pada aktifitas di pusat perbelanjaan dan kuliner. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/pras.

Fakta kedua, Indonesia dikenal dengan produksi sampah plastik ke laut terbesar kedua di dunia setelah Tiongkok. Indonesia mengeluarkan 1,3 ton sampah per tahun, sedangkan Tiongkok sebesar 3,5 juta ton per tahun. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah  

SURABAYA, INDONESIA - MARCH 22:  The scattered plastic trash brought in by strong waves seen at Kenjeran Beach  on World Water Day March 22, 2014 in Surabaya, Indonesia. World Water Day recognizes the global need for water and energy conservation. (Photo by Robertus Pudyanto/Getty Images)

Sampah ini tidak hanya membahayakan kehidupan di laut. Namun juga nantinya bagi manusia yang mengkonsumsi makanan laut. Hal ini menjadi salah satu alasan pelarangan penggunaan sampah plastik sekali pakai. Robertus Pudyanto/Getty Images  

SURABAYA, INDONESIA - MARCH 22:  The scattered plastic trash brought in by strong waves seen at Kenjeran Beach  on World Water Day March 22, 2014 in Surabaya, Indonesia. World Water Day recognizes the global need for water and energy conservation. (Photo by Robertus Pudyanto/Getty Images)

Fakta ketiga, Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andono Warih, semenjak belanja online menjadi hal yang disukai masyarakat, produksi sampah plastik meningkat dari 14% ke 21%. Ed Wray/Getty Images  

Sejumlah pemulung memindahkan limbah plastik yang sudah dipilah di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat, Senin (1/5/2020).  Menurut data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, usai lebaran rata-rata jumlah sampah yang datang ke TPST Bantargebang  menurun dari tahun 2019 yaitu 7.145 ton per hari menjadi 6.602 ton per hari akibat adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berdampak pada aktifitas di pusat perbelanjaan dan kuliner. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/pras.

Bahkan, sebanyak 9 juta ton sampah di Bantar Gebang, 34% nya adalah sampah plastik. Jika hal ini terus dibiarkan, maka akan terus menumpuk dan tak terkendali. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah  

YOGYAKARTA, INDONESIA - MAY 22: A vendor wears a protective mask at traditional market in preparation of the upcoming Eid al-Fitr holiday amid the Coronavirus pandemic on May 22, 2020 in Yogyakarta, Indonesia. Eid Al-Fitr marks the end of Ramadan, during which Muslims in countries around the world spend time with family, offer gifts and often give to charity. Indonesian President has banned people returning home for festivities to mark end of Ramadan to prevent the spread of COVID-19. Indonesia is struggling to contain hundreds of new daily cases of coronavirus, officials have so far confirmed over 20,000 cases of COVID-19 in the country with at least more 1,300 recorded fatalities. The coronavirus (COVID-19) pandemic has spread to at least 200 countries and territories around the world, claiming over 300,000 lives and infecting over 4.9 million. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)

Fakta keempat, adanya sanksi untuk pelanggar. Bagi pusat perbelanjaan, pasar swalayan dan pasar tradisional yang melanggar peraturan gubernur 142 no 2019 ini akan ada sanksi yang diberikan. Ulet Ifansasti/Getty Images  

Warga berbelanja di Naga Swalayan, Jatiwaringin, Jakarta Timur, Senin (2/3/2020). Hand Sanitizer banyak diburu warga namun pihak managemen hanya memberikan kesempatan 1 pelanggan hanya boleh membeli 2 buah.

Pada pelanggaran pertama hingga ketiga, akan ada teguran tertulis. Namun, jika teguran tak juga diindahkan maka ada sanksi denda. Jika tak juga melakukan perubahan, dengan terpaksa sanksi akan berakhir dengan pencabutan izin. Agung Pambudhy/Detik.com  

YOGYAKARTA, INDONESIA - MAY 22: A vendor wears a protective mask at traditional market in preparation of the upcoming Eid al-Fitr holiday amid the Coronavirus pandemic on May 22, 2020 in Yogyakarta, Indonesia. Eid Al-Fitr marks the end of Ramadan, during which Muslims in countries around the world spend time with family, offer gifts and often give to charity. Indonesian President has banned people returning home for festivities to mark end of Ramadan to prevent the spread of COVID-19. Indonesia is struggling to contain hundreds of new daily cases of coronavirus, officials have so far confirmed over 20,000 cases of COVID-19 in the country with at least more 1,300 recorded fatalities. The coronavirus (COVID-19) pandemic has spread to at least 200 countries and territories around the world, claiming over 300,000 lives and infecting over 4.9 million. (Photo by Ulet Ifansasti/Getty Images)

Fakta kelima, Larangan penggunaan plastik sekali pakai akan difokuskan untuk pusat perbelanjaan, pasar swalayan dan pasar tradisional. Namun ternyata tantangannya ada di pasar tradisional. Ulet Ifansasti/Getty Images  

Pemprov DKI Jakarta mulai terapkan larangan penggunaan kantong plastik sekali pakai hari ini. Ada sanksi berupa teguran hingga denda bagi para pelanggarnya.

Dinas Lingkungan Hidup berharap dari Pasar Tebet, praktik baik ini akan diikuti oleh seluruh pasar rakyat di Jakarta. Masyarakat pun nantinya terbiasa membawa plastik belanja ramah lingkungan. Agung Pambudhy/Detik.com

5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli
5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli
5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli
5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli
5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli
5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli
5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli
5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli
5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli
5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli
5 Fakta DKI Wajibkan Kantong Ramah Lingkungan Mulai 1 Juli