Foto

Warga Ciamis Tuntut Ridwan Saidi Minta Maaf Soal 'Galuh Brutal'

Dadang Hermansyah - detikNews
Jumat, 14 Feb 2020 14:08 WIB

Ciamis - Warga Ciamis melakukan memprotes ucapan Ridwan Saidi yang menyebut tidak ada Kerajaan Galuh di Ciamis. Mereka meminta Ridwan Saidi minta maaf terkait ucapannya.

Warga Ciamis melakukan memprotes ucapan Ridwan Saidi yang menyebut tidak ada Kerajaan Galuh di Ciamis. Galuh juga disebut Ridwan Saidi memiliki arti brutal. Aksi itu digelar di Alun-alun Ciamis, Jumat (14/2/2020).

Berbagai elemen masyarakat Ciamis turun ke jalan melakukan aksi kepedulian di Alun-alun Ciamis menyikapi ucapan budayawan Betawi, Ridwan Saidi, yang menyebut tidak ada Kerajaan Galuh di Ciamis. Galuh juga disebut Ridwan Saidi memiliki arti brutal.

Warga Ciamis melakukan memprotes ucapan Ridwan Saidi yang menyebut tidak ada Kerajaan Galuh di Ciamis. Galuh juga disebut Ridwan Saidi memiliki arti brutal. Aksi itu digelar di Alun-alun Ciamis, Jumat (14/2/2020).

Massa meminta Ridwan Saidi datang ke Ciamis untuk membuktikan ucapannya. Galuh yang diartikan brutal oleh Ridwan Saidi telah menyinggung masyarakat Ciamis. 

Warga Ciamis melakukan memprotes ucapan Ridwan Saidi yang menyebut tidak ada Kerajaan Galuh di Ciamis. Galuh juga disebut Ridwan Saidi memiliki arti brutal. Aksi itu digelar di Alun-alun Ciamis, Jumat (14/2/2020).

Massa juga melakukan penandatanganan pernyataan sikap dalam spanduk putih.

Warga Ciamis melakukan memprotes ucapan Ridwan Saidi yang menyebut tidak ada Kerajaan Galuh di Ciamis. Galuh juga disebut Ridwan Saidi memiliki arti brutal. Aksi itu digelar di Alun-alun Ciamis, Jumat (14/2/2020).

Menurut mereka, jika Ridwan Saidi seorang budayawan dan intelektual, harusnya membuka ruang edukasi bagi masyarakat. Tidak harus membuat kegaduhan dengan ucapan yang sangat menyinggung warga Tatar Galuh. 

Warga Ciamis melakukan memprotes ucapan Ridwan Saidi yang menyebut tidak ada Kerajaan Galuh di Ciamis. Galuh juga disebut Ridwan Saidi memiliki arti brutal. Aksi itu juga dihadiri oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Aksi ini juga dihadiri oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Warga Ciamis melakukan memprotes ucapan Ridwan Saidi yang menyebut tidak ada Kerajaan Galuh di Ciamis. Galuh juga disebut Ridwan Saidi memiliki arti brutal. Aksi itu juga dihadiri oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Herdiat Sunarya mengaku merasa terusik dengan ucapan Ridwan Saidi yang menyebut di Ciamis tidak ada Kerajaan Galuh dan mengartikan galuh berarti brutal.

Warga Ciamis melakukan memprotes ucapan Ridwan Saidi yang menyebut tidak ada Kerajaan Galuh di Ciamis. Galuh juga disebut Ridwan Saidi memiliki arti brutal. Aksi itu juga dihadiri oleh Bupati Ciamis Herdiat Sunarya.

Bupati Ciamis Herdiat Sunarya juga ikut membubuhkan tandatangan di kain putih sebagai bentuk protes.

Warga Ciamis melakukan memprotes ucapan Ridwan Saidi yang menyebut tidak ada Kerajaan Galuh di Ciamis. Galuh juga disebut Ridwan Saidi memiliki arti brutal. Aksi itu digelar di Alun-alun Ciamis, Jumat (14/2/2020).

Diberitakan sebelumnya, Ridwan Saidi kembali menjadi sorotan. Setelah sebelumnya sempat menyebut Sriwijaya dan Tarumanegara adalah kerajaan fiktif, kini dia menyinggung sejarah kerajaan di Ciamis. Dalam video di sebuah akun YouTube Macan Idealis, Ridwan membuat beberapa pernyataan yang membuat warga Ciamis bereaksi. Mulai dari menyebut Galuh artinya brutal hingga menyatakan bila di Ciamis itu tidak ada kerajaan.

Warga Ciamis Tuntut Ridwan Saidi Minta Maaf Soal Galuh Brutal
Warga Ciamis Tuntut Ridwan Saidi Minta Maaf Soal Galuh Brutal
Warga Ciamis Tuntut Ridwan Saidi Minta Maaf Soal Galuh Brutal
Warga Ciamis Tuntut Ridwan Saidi Minta Maaf Soal Galuh Brutal
Warga Ciamis Tuntut Ridwan Saidi Minta Maaf Soal Galuh Brutal
Warga Ciamis Tuntut Ridwan Saidi Minta Maaf Soal Galuh Brutal
Warga Ciamis Tuntut Ridwan Saidi Minta Maaf Soal Galuh Brutal
Warga Ciamis Tuntut Ridwan Saidi Minta Maaf Soal Galuh Brutal