ADVERTISEMENT

Foto

Aparat Gabungan Tutup Tambang Emas Ilegal di Sukabumi

Syahdan Alamsyah - detikNews
Kamis, 06 Feb 2020 19:27 WIB

Jakarta - Aparat gabungan menggelar operasi penutupan pertmbangan emas tanpa izin di area Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jawa Barat.

Aparat gabungan menggelar operasi penutupan pertmbangan emas tanpa izin di area Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jawa Barat.
Operasi yang dipimpin langsung Kapolres Sukabumi AKBP Nuredy Irwansyah Putra itu melibatkan 315 personel gabungan. Mulai kepolisian, TNI, Satpol PP, hingga aparat Dinas Lingkungan Hidup.
Aparat gabungan menggelar operasi penutupan pertmbangan emas tanpa izin di area Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jawa Barat.
Dari operasi yang dilakukan itu, polisi menemukan puluhan lubang bekas gurandil menjalankan aktivitas penambangannya.
Aparat gabungan menggelar operasi penutupan pertmbangan emas tanpa izin di area Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jawa Barat.
Lokasi lubang berada sekitar 6 kilometer dari jalan utama Cisolok-Cikotok, Provinsi Banten. Akses jalan menuju lokasi pertambangan ilegal cukup terjal melalui area perkebunan cengkih dan karet.
Aparat gabungan menggelar operasi penutupan pertmbangan emas tanpa izin di area Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jawa Barat.
Pantauan detikcom, aparat merangsek masuk ke beberapa lubang yang ditemukan. Lubang yang awalnya ditutup menggunakan papan kayu kemudian dibongkar. Sebuah jeriken diduga bekas cairan merkuri juga ditemukan petugas.
Aparat gabungan menggelar operasi penutupan pertmbangan emas tanpa izin di area Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jawa Barat.
47 lubang tambang emas ditemukan tersebar di Gunung Tanjung dan Gunung Peti. Lubang itu ditemukan tersembunyi di perbukitan area tersebut.
Aparat gabungan menggelar operasi penutupan pertmbangan emas tanpa izin di area Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jawa Barat.
Pengamatan detikcom, lubang itu memiliki pintu masuk dengan tinggi 1,5 meter dengan lebar 1 meter. Pinggiran lubang terpasang bambu penahan agar bagian atas lubang tidak ambruk. Ketika masuk ke dalam aparat terpaksa harus sedikit membungkuk, tidak ada penerangan di dalam lubang tersebut.
Aparat Gabungan Tutup Tambang Emas Ilegal di Sukabumi
Aparat Gabungan Tutup Tambang Emas Ilegal di Sukabumi
Aparat Gabungan Tutup Tambang Emas Ilegal di Sukabumi
Aparat Gabungan Tutup Tambang Emas Ilegal di Sukabumi
Aparat Gabungan Tutup Tambang Emas Ilegal di Sukabumi
Aparat Gabungan Tutup Tambang Emas Ilegal di Sukabumi

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT