Foto

Terciduk Jual Ganja Lewat Online, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Grandyos Zafna - detikNews
Senin, 27 Jan 2020 16:13 WIB

Jakarta - Polisi berhasil mengungkap penjualan ganja secara online. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Polisi berhasil mengungkap penjualan ganja secara online. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Direktorat Narkoba Bareskrim Polri mengungkap penjualan ganja via online. Pihak kepolisian pun memberikan keterangan pers terkait kasus tersebut kepada awak media di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (27/1/2020).

Polisi berhasil mengungkap penjualan ganja secara online. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan ganja yang dijual secara online itu didesain secara khusus lalu disimpan dalam kemasan aksesoris rokok.

Polisi berhasil mengungkap penjualan ganja secara online. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Para tersangka turut dihadirkan saat pihak kepolisian memberikan keterangan pers terkait pengungkapan kasus penjualan narkoba secara online tersebut.

Polisi berhasil mengungkap penjualan ganja secara online. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Seperti diketahui ganja yang dijual secara online tersebut dikemas dalam kemasan aksesoris rokok.

Polisi berhasil mengungkap penjualan ganja secara online. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Pihak kepolisian menunjukkan barang bukti yang berhasil diamankan saat membekuk para pelaku penjualan ganja secara online tersebut.

Polisi berhasil mengungkap penjualan ganja secara online. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengatakan modus penjualan narkoba secara online itu salah satunya menggunakan akun sosial media Instagram dan juga telah merambah ke beberapa jasa online yang ada.

Polisi berhasil mengungkap penjualan ganja secara online. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Pengungkapan ini berawal dari adanya laporan penjualan ganja via Instagram. Setelah melakukan penelusuran, polisi melakukan penangkapan terhadap 2 pengedar di Jakarta Selatan.

Polisi berhasil mengungkap penjualan ganja secara online. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Kasubdit 1 Direktorat Narkoba Bareskrim Polri, Kombes Asep Zainal mengatakan kedua tersangka berinisial A dan Y itu ditangkap pada 10 Januari lalu. Mereka kedapatan menerima kiriman 41 kilogram ganja dari seorang DPO berinisial T dari Bukittinggi, Sumatera Barat.

Polisi berhasil mengungkap penjualan ganja secara online. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Selain menyita 41 Kg ganja, polisi juga menyita aksesoris rokok seperti korek gas, filter rokok, kemasan kaleng dan alat penghancur biji. Polisi juga masih mencari penyuplai utama ganja tersebut.

Polisi berhasil mengungkap penjualan ganja secara online. Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Para tersangka dijerat pasal 144 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman maksimal hukuman mati dan denda maksimal Rp 10 miliar.

Terciduk Jual Ganja Lewat Online, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Terciduk Jual Ganja Lewat Online, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Terciduk Jual Ganja Lewat Online, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Terciduk Jual Ganja Lewat Online, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Terciduk Jual Ganja Lewat Online, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Terciduk Jual Ganja Lewat Online, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Terciduk Jual Ganja Lewat Online, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Terciduk Jual Ganja Lewat Online, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Terciduk Jual Ganja Lewat Online, Pelaku Terancam Hukuman Mati
Terciduk Jual Ganja Lewat Online, Pelaku Terancam Hukuman Mati