Foto

Saksi Prabowo Sorot Kelemahan Situng KPU

Grandyos Zafna - detikNews
Rabu, 19 Jun 2019 17:53 WIB

Jakarta - Sidang lanjutan gugatan Pilpres 2019 kembali digelar. Ahli IT Hermansyah berbicara soal kelemahan sistem informasi penghitungan suara (situng) KPU.

Sidang lanjutan gugatan Pilpres 2019 kembali digelar di gedung Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini tim hukum Prabowo-Sandiaga Uno menghadirkan penasihat IT Waketum Gerindra Fadli Zon sebagai saksi.
Hermansyah bersaksi soal sistem IT KPU. Hermansyah adalah saksi fakta ketiga yang dihadirkan kubu 02 di sidang MK siang ini.
Ahli IT Hermansyah berbicara soal kelemahan sistem informasi penghitungan suara (situng) KPU. Hermansyah menyoroti kesalahan input data terkait perolehan suara. 
Saksi Prabowo ini juga mempersoalkan kinerja penginput data dan verifikator. 
Dia menyebut KPU menetapkan jumlah petugas terkait situng sebanyak 25 orang. 
Sebelumnya, tim hukum KPU menganggap tim hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno gagal paham soal sistem informasi penghitungan suara (situng) KPU. 
Menurut tim KPU, pemohon, yakni Prabowo-Sandiaga, tidak pernah mempersoalkan proses penghitungan suara di TPS-TPS dan rekapitulasi hasil penghitungan suara secara manual di tingkat kecamatan yang menjadi dasar penetapan penghitungan perolehan tingkat nasional.
Pencatatan data pada situng KPU ditegaskan tim hukum bukan merupakan sumber data rekapitulasi berjenjang yang menjadi dasar penghitungan perolehan suara pada tingkat nasional.
Saksi Prabowo Sorot Kelemahan Situng KPU
Saksi Prabowo Sorot Kelemahan Situng KPU
Saksi Prabowo Sorot Kelemahan Situng KPU
Saksi Prabowo Sorot Kelemahan Situng KPU
Saksi Prabowo Sorot Kelemahan Situng KPU
Saksi Prabowo Sorot Kelemahan Situng KPU
Saksi Prabowo Sorot Kelemahan Situng KPU
Saksi Prabowo Sorot Kelemahan Situng KPU