Foto

Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol

Istimewa - detikNews
Jumat, 10 Mei 2019 03:35 WIB

Spanyol - Membahas kejayaan peradaban Islam tak mungkin melewatkan negara Spanyol. Sebab di masa lalu, Islam tumbuh subur dan berjaya di negara tersebut. Begini potretnya

Istana Al-Hambra dibangun secara bertahap selama lebih dari 100 tahun mulai dari abad ke-14 hingga ke-15. Bangunan yang terletak di kota Granada, Spanyol ini pertama dibangun oleh Sultan Muhammad bin Al-Ahmar I. Sean Gallup/Getty Images.

Nama Al-Hambra berasal dari kata Arab hamra', bentuk jamak dari ahmar yang berarti merah. Nama itu disematkan ke bangunan ini karena tanah di tempat bangunan itu berwarna merah. Ada pula pendapat yang menyebut nama Al-Hambra diambil dari Al-Ahmar, sang pendiri istana tersebut. Sean Gallup/Getty Images.

Istana Al-Hambra terdiri dari sejumlah ruangan yang memiliki nama dan keunikan yang berbeda-beda. Kompleks istana ini pun cukup luas, yaitu mencapai 14 hektare yang dihiasi dengan pepohonan dan air mancur yang menawan. Sean Gallup/Getty Images.

Bangunan menarik dengan nilai historis tinggi lainnya adalah Mezquita de Cordoba atau dikenal juga dengan sebutan Masjid Agung Cordoba. Bangunan yang berlokasi di Madrid ini dahulu pernah difungsikan sebagai gereja sebelum diubah menjadi masjid di tahun 784 M hingga kemudian kembali difungsikan sebagai gereja di abad ke-16. www.artencordoba.com

Bangunan indah ini mulanya adalah sebuah katedral bernama Visigoth St Vincent. Dibawah kepemimpinan Abd Ar-Rahman I pada tahun 784 M bangunan ini diubah menjadi masjid. Sejumlah perbaikan pun dilakukan oleh para pemimpin Islam mulai dari Abd Ar-Rahman II hingga Al Mansur Ibn Abi Amir. Selain sebagai tempat ibadah bangunan ini juga digunakan untuk pengadilan syariah. www.artencordoba.com.

Pada abad ke-16 dibawah penaklukan tentara Kristen, bangunan ini kembali difungsikan sebagai katedral. Sejumlah kaligrafi ayat-ayat Alquran di dinding mihrab masih dipertahankan. Dengan semua keunikan dan kekayaan historisnya bangunan ini ditetapkan oleh UNESCO sebagai salah satu peninggalan bersejarah dan terpenting di dunia. www.artencordoba.com.

Di Granada, tak hanya Istana Al-Hambra yang termahsyur dengan keindahannya. Ada pula Jannat Al-Arif, sebuah istana megah yang dibangun Raja Nasrid Emir, sang penguasa Granada di masa lalu. Istana ini dibangun sebagai tempat beristirahat dan rekreasi anggota kerajaan selama musim panas tiba. Dok. Wikipedia/Peter Lorber.

Selanjutnya ada Istana Aljaferia yang didirikan di Zaragoza, Spanyol, pada pertengahan abad ke-11. Nama istana ini diambil dari nama pendirinya, Abu Ja'far Ahmad bin Sulaiman. Istana ini memiliki bentuk segi empat tak teratur dengan pintu utama berbentuk tapal kuda. Bagian dalam istana ini dirancang oleh Mudejar, sebutan bagi Muslim Spanyol yang berasal dari Toledo. Dok. Wikipedia/Turol Jones, un artista de cojones.

La Giralda menjadi salah satu bangunan bersejarah lain yang menjadi destinasi wisata favorit di Sevilla, Spanyol. Bangunan yang didirikan di antara tahun 1184 hingga 1196 ini merupakan satu diantara 3 menara masjid yang dibangun oleh Almohades, dinasti Suku Berber dari Maroko yang sempat menduduki Spanyol di abad ke-12. Kini La Giralda dialihfungsikan menjadi menara lonceng untuk Katedral Seville. Dok. Wikipedia/Ingo Mehling.

Masjid Almonaster la Real Mezquita atau dikenal pula dengan nama Masjid Al Munastyr dibangun pada masa Bani Umayyah Spanyol. Masjid yang dibangun dari reruntuhan kuil romawi dan gereja di era Visigoth abad ke-5 M itu disebut sebagai masjid terakhir di era Kejayaan Islam di Andalusia, atau Spanyol kini. Dok. Wikipedia/PhillipC.

Alacazar Jerez de la Fronteralah merupakan sebuah benteng sekaligus istana kerajaan Islam di masa lalu. Bangunan ini pada awalnya bernama Al Qasr yang berarti istana, namun orang Spanyol menyebutnya Alcazar. Keunikan bangunan ini terlihat dari bentuk dindingnya yang melingkar dengan satu menara dan gerbang. Selain itu, bangunan Alcazar juga disusun dari batu alam tanpa plester dan tanpa balutan warna cat. Dok. Wikipedia/Diego Delso.

Di masa lalu, Toledo pernah menjadi pusat berkembannya ilmu pengetahuan. Ilmuwan Muslim, Yahudi, dan Kristen bahu-membahu menerjemahkan berbagai manuskrip ilmiah dari bahasa Arab dan Latin. Kota ini pun terkenal dengan masyarakatnya yang menjunjung tinggi toleransi kehidupan beragama. Dok. Wikipedia/Ziegler175.

Tembok Alcazaba de Malaga menjadi saksi pertahanan terakhir umat Islam dalam mempertahankan wilayah mereka sebelum akhirnya takluk di bawah pasukan Raja Ferdinand dan Ratu Isabella pada tahun 1487. Dok. Wikipedia.

Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol
Potret Sisa-sisa Peninggalan Peradaban Islam di Spanyol