Foto

Potret 'Bali Baru' Indonesia yang Terancam Sampah Plastik

Pradita Utama - detikNews
Rabu, 13 Mar 2019 16:45 WIB

Jakarta - Pemakaian sampah plastik sekali pakai dapat mengancam kehidupan ekosistem laut di Pulau Seribu. Petugas Sudin LH pun berjibaku membersihkan sampah itu di sana.

Sejumlah petugas dari Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta mengumpulkan sampah-sampah yang berada di bibir pantai Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu.

Samaph itu biasanya terseret arus dan angin yang menyeret ke bibir pulau. Para petuugas pun mulai membersihkan sampah itu mulai pukul 08.00-17.00 WIB setiap harinya.

Menurut petugas sampah itu merupakan sampah kiriman dari Jakarta yang terbawa arus hingga ke kawasan Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu.

Petugas nampak sibuk mengumpulkan sampah yang terbawa arus hingga mencapai bibir pantai Pulau Untung Jawa, Kepulauan Seribu.

Sebanyak 80 persen sampah lautan (marine debris) berasal dari kegiatan daratan Pulau Jawa, bahkan dari Sumatera yakni Lampung. Sambil mengutip kajian LIPI tahun 2016, dia menjelaskan 1 sungai Jakarta melepas sampah 1 ton per hari ke lautan. Ada 13 sungai di Jakarta. Per satu sungai di Tangerang dan Bekasi melepas 7 ton sampah per hari ke lautan.

Sampah yang berhasil dikumpulkan petugas dikumpulkan di pinggir pantai untuk kemudian diangkut menuju tempat pembuangan sampah akhir di Jakarta.

Sampah plastik menjadi ancaman serius bagi laut di Indonesia, selain penggunaannya yang sekali pakai, sampah plastik juga sulit mengurai dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk terurai.

Selain sampah plastik, petugas beberapa kali juga menemukan sisa batang pohon yang terbawa arus ke Pulau Untung Jawa. Petugas pun sibuk memotong dan mengurai batang pohon sebelum diangkut ke tempat pembuangan akhir sampah tersebut.

Aksi bersih-bersih itu dilakukan untuk menjaga agar lingkungan dan ekosistem laut di Pulau Untung Jawa tetap terjaga kebersihan dan keindahannya.

Pulau Seribu yang juga disebut sebagai 'Bali Baru' Indonesia itu mengandalkan pariwisata sebagai sektor utama penggerak roda ekonomi masyarakat. Pemerintah sebelumnya telah menetapkan 10 destinasi wisata baru yang akan menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti Bali. Oleh karena itu kebersihan lingkungan menjadi hal yang utama dan harus dijaga agar tetap mempesona.

Potret Bali Baru Indonesia yang Terancam Sampah Plastik
Potret Bali Baru Indonesia yang Terancam Sampah Plastik
Potret Bali Baru Indonesia yang Terancam Sampah Plastik
Potret Bali Baru Indonesia yang Terancam Sampah Plastik
Potret Bali Baru Indonesia yang Terancam Sampah Plastik
Potret Bali Baru Indonesia yang Terancam Sampah Plastik
Potret Bali Baru Indonesia yang Terancam Sampah Plastik
Potret Bali Baru Indonesia yang Terancam Sampah Plastik
Potret Bali Baru Indonesia yang Terancam Sampah Plastik
Potret Bali Baru Indonesia yang Terancam Sampah Plastik