Foto

Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies

Pool - detikNews
Selasa, 24 Apr 2018 23:15 WIB

Jakarta - Sepanjang Selasa (24/4/2018) beragam peristiwa menarik terjadi. Berikut kami rangkum untuk pembaca detikcom beberapa di antaranya.

Mantan Ketua DPR Setya Novanto terbukti mengintervensi proses penganggaran serta pengadaan barang dan jasa dalam proyek e-KTP. Novanto pun divonis hukuman pidana penjara selama 15 tahun dan denda Rp 500 juta subsider 3 bulan kurungan.  (Foto: Dok. REUTERS/Beawiharta)

Selain itu hak politik Novanto juga dicabut selama 5 tahun sesudah menjalani masa pokok tahanan dan diharuskan membayar uang pengganti USD 7,3 juta (Foto: Ari Saputra/detikcom)

Amien Rais mengisi ceramah di Balai Kota dalam acara tasyakuran satu tahun Ustazah Peduli Negeri. Amien sempat bertemu dengan Gubernur DKI Anies Baswedan dan meramal Anies dengan cara memegang tangannya. “Insyallah, mana saya ramal tangannya, insyaallah ini penyelamat negeri," tutur Amien.  (Foto: Muhammad Fida/detikcom)

Tiga mahasiswa Meksiko menjadi korban pembunuhan yang jenazahnya dilarutkan ke dalam cairan asam. Dua tersangka telah ditangkap, tersisa 6 orang lain yang masih diburu.  (Foto: AFP/ULISES RUIZ)

Politikus PDIP yang juga Anggota Komisi VIII DPR Erwin Moeslimin bertemu dengan Habib Rizieq di Mekah, Arab Saudi. Beberapa yang dibahas mulai isu kebangkitan PKI, pilkada serentak, hingga kasus hukum Habib Rizieq. (Foto: Dok. Pribadi Erwin Moeslimin)

Ketua MUI yang juga Rais Aam Nahdatul Ulama menyinggung kelompok yang tak senang MUI dan NU dekat dengan pemerintah. "Mau ganti presiden, silahkan ada caranya. Yaitu demokratis dan konstitusional. Jangan ngantem sana-sini. Kalau kiai dekat dengan pemerintah, (dibilang) kiai anjing, naudzubillah," kata Maruf Amin.  (Foto: Ari Saputra/detikcom)

Novan Setya Pradana, pembunuh kasir rumah makan Dapoer Kalimi di Boyolali, divonis 15 tahun penjara. Perbuatan yang dilakukan pria berumur 24 tahun itu dinilai sangat keji dan tidak berperikemanusiaan. (Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom)

Sebanyak 10 orang tewas dan 15 orang lainnya luka-luka saat seorang pria menabrakkan van-nya ke kerumunan pejalan kaki. Pria bernama Alek Minassian tersebut telah ditangkap, namun motif masih ditelusuri. (Foto: Dok. REUTERS/Saul Porto)

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku terus konsisten menolak reklamasi. "Reklamasi masih ramai dan saya sampaikan kepada semua, kita konsisten soal reklamasi, nggak akan. Jangan harap kita pernah bergeming," kata Anies.  (Foto: Indra Komara/detikcom)

PKB mengusulkan pendaftaran capres/cawapres dimajukan. Kogasma Partai Demokrat pun menilai PKB 'kebelet' untuk memajukan sang ketum, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), di Pilpres 2019. "Kayaknya PKB takut dan kebelet supaya Cak Imin jadi wapres hahahaha," ujar Deputi Bidang Media Kogasma PD Putu Supadma Rudana. (Foto: Cak Imin - Gibran Maulana/detikcom).

Polsek Medan Satria Bekasi menggerebek tempat penjualan minuman keras (miras) yang disamarkan menjadi warung jamu. Dari hasil penggeledahan disita 226 botol miras. "Modus penjualannya disamarkan menjadi warung jamu," kata Kapolsek Medan Satria Bekasi Kompol I Made Suweta. (Foto: Isal Mawardi/detikcom)

Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies
Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies
Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies
Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies
Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies
Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies
Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies
Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies
Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies
Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies
Berita Heboh: Novanto Divonis 15 Tahun, Amien Ramal Anies