Ini Kakek 91 Tahun yang Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama Indonesia

Foto

Ini Kakek 91 Tahun yang Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama Indonesia

Agus Setyadi - detikNews
Rabu, 07 Mar 2018 08:15 WIB

Aceh - Warga Aceh menyumbang pesawat pertama milik Indonesia. Salah satu penyumbangnya Nyak Sandang. Tapi ia belum pernah naik pesawat sama sekali hingga kini.

"Kami kumpulkan uang setelah Presiden Soekarno meminta bantu sama Daud Beureuh," kata Sandang saat ditemui wartawan di rumahnya di Desa Lhut, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya.
Sandang dan warga kampung menyumbang karena Indonesia baru merdeka. Dan hal itu merupakan bentuk dari bagian perjuangan.Β 
Sandang menjual sepetak tanah seharga Rp 100 atau kurang lebih Rp 40-an juta saat ini. Sebagai tanda bukti, Sandang diberi obligasi oleh pemerintah.Β 
"Saya menyumbang ikhlas," ujar Sandang yang hingga kini masih sehat.
Sandang sudah lupa persis uang yang terkumpul dari warga desa tersebut. Namun, ia masih ingat jumlahnya sangat banyak kala itu.Β 
Β Saat pesawat itu mengudara di langit Aceh, warga ramai-ramai keluar rumah dan bangga. Pesawat itu kini berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII).Β 
"Saya bangga karena pesawat itu menjadi cikal bakal Indonesia," ujar kakek yang memiliki cucu 20 dan 23 cicit.Β 
Mata Sandang kini sudah mulai kabur sedangkan pendengarannya berkurang. Namun ia masih kuat berjalan tanpa tongkat. Sehari-hari ia tinggal bersama istri dan anak-anaknya dan cucu.
Ini Kakek 91 Tahun yang Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama Indonesia
Ini Kakek 91 Tahun yang Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama Indonesia
Ini Kakek 91 Tahun yang Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama Indonesia
Ini Kakek 91 Tahun yang Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama Indonesia
Ini Kakek 91 Tahun yang Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama Indonesia
Ini Kakek 91 Tahun yang Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama Indonesia
Ini Kakek 91 Tahun yang Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama Indonesia
Ini Kakek 91 Tahun yang Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama Indonesia


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads