Ini Kakek 91 Tahun yang Ikut Patungan Beli Pesawat Pertama Indonesia

"Kami kumpulkan uang setelah Presiden Soekarno meminta bantu sama Daud Beureuh," kata Sandang saat ditemui wartawan di rumahnya di Desa Lhut, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya.
Sandang dan warga kampung menyumbang karena Indonesia baru merdeka. Dan hal itu merupakan bentuk dari bagian perjuangan.
"Saya menyumbang ikhlas," ujar Sandang yang hingga kini masih sehat.
Sandang sudah lupa persis uang yang terkumpul dari warga desa tersebut. Namun, ia masih ingat jumlahnya sangat banyak kala itu.
"Saya bangga karena pesawat itu menjadi cikal bakal Indonesia," ujar kakek yang memiliki cucu 20 dan 23 cicit.
Mata Sandang kini sudah mulai kabur sedangkan pendengarannya berkurang. Namun ia masih kuat berjalan tanpa tongkat. Sehari-hari ia tinggal bersama istri dan anak-anaknya dan cucu.