Foto

Foto: Melihat Kearifan Lokal Kalimantan Tengah, Calon Ibu Kota

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Kamis, 20 Jul 2017 13:53 WIB

Jakarta - Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah menjadi salah satu opsi wacana pemidahan ibu kota negara. Ada beberapa kearifan lokal yang menjadi kepercayaan masyarakat.

Topeng Sababuka adalah topeng asli masyarakat Dayak Kalimantan Tengah yang digunakan untuk keperluan upacara kematian. (Foto: Noval/detikcom)
Masyarakat Dayak sangat memperhatikan keseimbangan antara kehidupan dan dunia kematian. (Foto: Noval/detikcom)
Oleh karena itu baik ritual yang berhubungan dengan kehidupan atau kematian sangat diperhatikan, agar baik yang hidup atau pun yang mati sama-sama sejahtera. Topeng-topeng ini dikenakan oleh sejumlah penari sambil mengiringi mayat yang akan dikubur. (Foto: Noval/detikcom)
Patung Sapundu adalah patung yang terbuat dari kayu ulin dengan berbagai ukiran yang khas. (Foto: Noval/detikcom)
Patung ini kerap digunakan saat upacara Tiwah, atau upacara kematian suku Dayak yang berada di Kalimantan Tengah. Upacara terssebut bertujuan untuk mengantarkan arwah ke negeri para arwah. (Foto: Noval/detikcom)
Masyarakat suku Dayak Kalimantan Tengah memandang guci sebagai benda yang penting dan sakral. Tiap guci memiliki motif dan makna tersendiri. (Foto: Noval/detikcom)
Guci atau yang disebut sebagai Guci Balanga dipercaya sebagai sumber makanan. Mereka juga percaya guci dapat menghidarkan mereka dari gangguan roh-roh jahat yang berkeliaran pada malam hari. (Foto: Noval/detikcom)
Foto: Melihat Kearifan Lokal Kalimantan Tengah, Calon Ibu Kota
Foto: Melihat Kearifan Lokal Kalimantan Tengah, Calon Ibu Kota
Foto: Melihat Kearifan Lokal Kalimantan Tengah, Calon Ibu Kota
Foto: Melihat Kearifan Lokal Kalimantan Tengah, Calon Ibu Kota
Foto: Melihat Kearifan Lokal Kalimantan Tengah, Calon Ibu Kota
Foto: Melihat Kearifan Lokal Kalimantan Tengah, Calon Ibu Kota
Foto: Melihat Kearifan Lokal Kalimantan Tengah, Calon Ibu Kota