FIFA Tuduh UEFA Lancarkan Kampanye Pencemaran Nama Baik Infantino

FIFA Tuduh UEFA Lancarkan Kampanye Pencemaran Nama Baik Infantino

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Jumat, 04 Sep 2026 18:48 WIB
FIFA Tuduh UEFA Lancarkan Kampanye Pencemaran Nama Baik Infantino
Jakarta -

Badan sepak bola dunia, FIFA, mengecam UEFA dan menuduh organisasi sepak bola Eropa tersebut melancarkan "kampanye pencemaran nama baik" dan "berupaya mencari-cari kesalahan" terhadap FIFA dan Presidennya, Gianni Infantino.

Hal ini terjadi setelah muncul perselisihan antara kedua organisasi terkait rencana FIFA untuk menjual sebagian kepemilikan atas hak-hak komersialnya. UEFA kemudian mengajukan permohonan sepihak (ex parte application) ke Pengadilan Distrik Amerika Serikat yang berada di New York. Tujuannya untuk memperoleh kesaksian dan dokumen dari sejumlah pihak yang berada di AS.

Dokumen-dokumen tersebut akan digunakan dalam proses pidana yang kemungkinan akan dilakukan di Swiss, di mana FIFA dan UEFA sama-sama berkedudukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bukti permohonan yang disampaikan memang berupa dokumen dengan judul perkara dan nomor registrasi. Namun kenyataannya, dokumen tersebut hanya sekadar siaran pers yang bertujuan mengampanyekan pencemaran nama baik dari UEFA terhadap FIFA dan kepemimpinannya," melansir pernyataan FIFA dalam dokumen yang diajukan ke Pengadilan Distrik AS di Colorado pada Kamis (3/9).

Dalam tuntutannya FIFA meminta untuk mengintervensi perkara tersebut, tujuannya agar proses pengumpulan bukti oleh UEFA dapat ditunda atau dibatalkan.

Menurut UEFA, FIFA Forward Enterprise (FFE), lembaga yang mengelola hak-hak komersial Piala Dunia dengan para investor, didirikan tanpa konsultasi yang mendalam dengan 211 asosiasi anggota FIFA maupun dengan badan-badan pengelola FIFA itu sendiri.

UEFA bahkan mengancam akan memboikot Piala Dunia yang diadakan FIFA apabila rencana tersebut tetap dilaksanakan.

Langkah tersebut akan berdampak pada penyelenggaraan turnamen Piala Dunia putra maupun putri.

Di sisi lain, FIFA berpendapat bahwa organisasi sepak bola Eropa, tersebut berusaha menggagalkan rencana pembentukan FFE demi mempertahankan dominasi sepak bola Eropa yang terjadi selama ini.

Tuntutan agar Infantino mundur

Tekanan terhadap FIFA dan presidennya, Gianni Infantino, terus menguat sejak rencana pembentukan FFE diumumkan kepada publik.

Akibatnya, beberapa negara menyatakan tidak akan mendukung pencalonan kembali Infantino sebagai Presiden FIFA dalam pemilihan yang akan berlangsung pada Maret 2027 mendatang. Memang, rencananya Presiden FIFA kelahiran Swiss tersebut akan kembali mencalonkan diri menjadi Presiden FIFA untuk periode keempatnya.

Selain UEFA, dua konfederasi sepak bola kontinental lain juga menuntut pengunduran diri Infantino.

CONCACAF, yang mewakili Amerika Utara, Amerika Tengah, dan Karibia, dan Asian Football Confederation (AFC), telah menyuarakan keberatan mereka terhadap kepemimpinan Infantino. Saat ini, hanya konfederasi sepak bola Amerika Selatan dan Afrika yang masih memberikan dukungan kepadanya.

UEFA juga menuntut adanya "peninjauan eksternal secara independen" untuk menyelidiki bagaimana proposal pembentukan FFE dapat muncul.

"FIFA tidak bisa melakukan investigasi secara mandiri dan berharap komunitas sepak bola menerima begitu saja kesimpulan yang mereka hasilkan," ujar UEFA.

Artikel ini pertama kali terbit dalam Bahasa Inggris
Diadaptasi oleh Athif Aiman
Editor: Yuniman Farid

Tonton juga video "Infantino Akhirnya Buka Suara Setelah Lama Disorot!"

(ita/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini