Melania Trump Bantah Tudingan Terkait dengan Epstein

Melania Trump Bantah Tudingan Terkait dengan Epstein

Deutsche Welle (DW) - detikNews
Jumat, 10 Apr 2026 16:32 WIB
Melania Trump Bantah Tudingan Terkait dengan Epstein
Jakarta -

Ibu Negara Amerika Serikat Melania Trump pada Kamis (09/04) membantah pernah menjalin hubungan pertemanan dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein.

"Kebohongan yang mengaitkan saya dengan Jeffrey Epstein harus dihentikan hari ini," ujarnya saat membacakan pernyataan yang telah disiapkan dari Gedung Putih.

"Orang-orang yang berbohong tentang saya tidak memiliki standar etika, kerendahan hati, dan rasa hormat. Saya tidak mempermasalahkan ketidaktahuan mereka, tetapi saya menolak upaya mereka yang berniat buruk untuk mencemari nama baik saya," lanjutnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya tidak ada indikasi bahwa Melania akan menyinggung soal kedekatannya dengan Epstein dalam pernyataan ini.

Setelah pidato itu, Presiden Trump mengatakan kepada media bahwa ia tidak tahu sang ibu negara akan membuat pernyataan tersebut sebelumnya.

Trump sendiri menyebut hubungannya dengan Epstein berakhir pada pertengahan 2000-an dan mengaku tidak mengetahui adanya pelanggaran hukum.

Epstein divonis bersalah pada 2008 karena meminta layanan seksual dari anak di bawah umur, dan dinyatakan bunuh diri di penjara pada 2019 saat menunggu proses hukum atas tuduhan perdagangan seks.

Apa yang disampaikan Melania tentang hubungannya dengan Epstein?

Melania mengatakan bahwa ia hanya pernah bertemu Epstein karena berada dalam lingkar sosial yang sama.

"Saya tidak pernah berteman dengan Epstein. Donald dan saya sesekali diundang ke pesta yang sama dengannya, karena berbagi lingkar pergaulan adalah hal yang umum di New York," ujarnya.

Ia juga menyatakan tidak pernah mengunjungi pulau pribadi Epstein atau menaiki pesawat pribadinya yang dikenal sebagai "Lolita Express."

Melania turut membantah memiliki hubungan dengan rekan sekaligus pasangan Epstein, Ghislaine Maxwell.

"Untuk memperjelas, saya tidak pernah memiliki hubungan dengan Epstein maupun teman dekatnya, Maxwell," katanya.

Maxwell dijatuhi hukuman 20 tahun penjara pada tahun 2022 atas perannya membantu Epstein dalam jaringan perdagangan seks.

Melania menambahkan bahwa ia telah mengenal Donald Trump sebelum bersinggungan dengan Epstein.

"Saya bukan korban Epstein. Epstein tidak memperkenalkan saya kepada Donald Trump. Saya bertemu suami saya secara kebetulan di sebuah pesta di New York pada 1998," ujarnya.

Ia juga menyerukan agar Kongres menggelar sidang terbuka bagi para korban Epstein untuk memberikan kesaksian di bawah sumpah.

"Setiap perempuan berhak mendapatkan kesempatan untuk menceritakan pengalamannya di ruang publik, jika mereka menginginkannya," katanya.

Melania juga menanggapi email yang ia kirim kepada Maxwell pada 2002—yang berisi pesan agar menghubunginya saat kembali ke New York—yang muncul dalam dokumen Departemen Kehakiman AS. Ia menyebutnya hanya sebagai "korespondensi biasa."

Keterkaitan Epstein dengan tokoh publik

Keterkaitan Epstein dengan sejumlah tokoh ternama memicu dampak luas di Amerika Serikat dan negara lain seperti Norwegia dan Inggris dalam setahun terakhir. Terutama setelah detail baru terungkap dalam dokumen yang dirilis pada November dan Januari.

Pada 1 April, Trump memberhentikan Jaksa Agung Pam Bondi setelah menuai kritik terkait penanganan dokumen yang dikenal sebagai "Epstein files."

Sementara itu, pada Maret, mantan Presiden Bill Clinton membantah mengetahui kejahatan seksual Epstein dalam pernyataannya di hadapan komite Kongres.

Artikel ini pertama kali ditulis dalam bahasa Inggris

Diadaptasi oleh Felicia Salvina

Editor: Ayu Purwaningsih

Tonton juga video "Melania Trump 'Ditampar' Data Kematian Anak Iran saat Pimpin Sidang PBB"

(ita/ita)


Berita Terkait