Video 20Detik

Serangan Udara Israel Coba Bungkam Suara Media Internasional

detikTV, dtv - detikNews
Senin, 17 Mei 2021 15:02 WIB
Jakarta -

Serangan udara Israel pada Minggu (16/5) menyasar gedung media internasional di wilayah Gaza, Palestina. Kantor berita Al-Jazeera TV dan Associated Press luluh lantak dihujam roket jarak jauh Israel.

Jala Tower, gedung 12 lantai itu juga merupakan kantor kantor hukum dan insinyur, serangan mematikan diluncurkan setelah memberikan pemberitahuan satu jam sebelumnya. Menurut hukum internasional, menyerang kantor media dan anak-anak merupakan pelanggaran hukum serius terhadap kemanusiaan.

Israel mengetahui lokasi kantor berita internasional itu dan menuding kantor tersebut berisi kantor intelijen kelompok Hamas. Menurut saksi mata, drone militer Israel menembakkan dua roket pertama ke gedung tersebut. Tak lama kemudian jet tempur Israel menembakkan empat bom ke gedung itu hingga meratakannya ke tanah.

"Kami memiliki banyak alasan untuk meragukan apakah Israel memiliki hak untuk menyerang gedung seperti itu," kata Wael al-Dahdouh, kepala biro Al Jazeera di Gaza. Al Jazeera juga merilis pernyataan yang mengutuk penghancuran kantornya di Gaza. Serangan tersebut dinilai sebagai "membunuh pembawa pesan" agar tidak menyuarakan penderitaan warga Palestina.

Serangan Israel disebut bertujuan untuk membungkam media dan menyembunyikan pembantaian dan penderitaan rakyat Palestina di Gaza. Serta teror bagi media-media yang memberitakan penjajahan Palestina.

(/)