Awalnya ular itu ditemukan oleh seorang warga yang mencari porang di dalam hutan. Ular itu dalam kondisi tidak bisa bergerak setelah menelan anak sapi.
"Kami langsung tangkap lalu kami bawa ke depan kantor desa," kata warga, Daera.
Meski sudah tidak bisa bergerak, ular itu masih sempat melawan saat hendak ditangkap. Warga yang pertama kali melihatnya memanggil 7 orang warga lainnya membantu.
"Kepalanya kami tangkap lalu kami bungkus lalu dipikul ke sini," lanjutnya.
Hingga kini, ular piton itu hanya diletakkan oleh warga di depan kantor desa. Warga berencana akan memberikan ular itu ke pecinta reptil untuk dipelihara. (/)











































