Malam Pencoblosan, Tim Sukses 2 Pasang Calon Siaga

Pilkada Sumsel

Malam Pencoblosan, Tim Sukses 2 Pasang Calon Siaga

- detikNews
Kamis, 04 Sep 2008 00:38 WIB
Malam Pencoblosan, Tim Sukses 2 Pasang Calon Siaga
Palembang - Hari ini, Kamis (4/9/2008), sekitar 5 juta lebih rakyat Sumatera Selatan (Sumsel) akan menentukan kepala daerahnya secara langsung untuk pertama kalinya. Suasana Kota Palembang pun lengang, pada malam menjelang hari pencoblosan.

Sementara dua tim sukses yang akan bertarung, mengaku mengadakan penjagaan ketat terhadap segala kemungkinan serangan fajar atau serangan sahur.

“Kita melakukan penjagaan terhadap kemungkinan adanya serangan fajar dari pihak lawan,” kata Ruspanda Karibullah dari tim sukses Syahrial Oesman-Helmy Yahya (Sohe) kepada detikcom, Rabu 3 September 2008 malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tadi sore kita telah menangkap dan menyerahkan dua orang yang menyebarkan kampanye negatif kepada kita (Sohe) dan telah diserahkan ke polisi,” ujar Ruspanda.
 
Hal yang sama dikatakan tim sukses Alex Noerdin-Eddy Yusuf (Aldy).

“Sejak dua malam ini kita melakukan penjagaan. Kalau ada hal yang mencurigakan atau pelanggaran langsung kita tangkap dan diserahkan ke pihak berwajib,” kata Kahfi Siregar dari Media Centre Aldy kepada detikcom.

Sampai saat ini, suasana di Sumsel dalam kondisi aman, meskipun suhu politik cukup tinggi. Apalagi kedua pihak melakukan perang urat syaraf dengan menggunakan berbagai media, seperti selebaran, SMS, informasi di dunia internet, bahkan melalui mulut ke mulut.

Sohe Unggul

Berdasarkan survei yang dilakukan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) hingga tanggal 31 Agustus 2008 lalu, pasangan Sohe tetap unggul atas pasangan Aldy.

Mereka meraih suara sebesar 49,77 persen dan Aldy meraih 42,64 persen. Sedangkan suara yang tidak memberikan pilihan sebesar 7,59 persen dari 1.500 responden yang tersebar di 15 kabupaten dan kota.

Meskipun demikian, Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid kepada detikcom mengatakan perubahan suara dapat terjadi apabila ada isu yang luar biasa, atau adanya sebuah gerakan negatif dari setiap calon.

“Suara ini bisa melejitkan pasangan Sohe atau justru sebaliknya. Jadi, memang kedua belah pihak harus menjaga suara masing-masing, bersikap tenang, dan menjaga keamanan,” saran dia. (tw/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads