Sementara dua tim sukses yang akan bertarung, mengaku mengadakan penjagaan ketat terhadap segala kemungkinan serangan fajar atau serangan sahur.
“Kita melakukan penjagaan terhadap kemungkinan adanya serangan fajar dari pihak lawan,” kata Ruspanda Karibullah dari tim sukses Syahrial Oesman-Helmy Yahya (Sohe) kepada detikcom, Rabu 3 September 2008 malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal yang sama dikatakan tim sukses Alex Noerdin-Eddy Yusuf (Aldy).
“Sejak dua malam ini kita melakukan penjagaan. Kalau ada hal yang mencurigakan atau pelanggaran langsung kita tangkap dan diserahkan ke pihak berwajib,” kata Kahfi Siregar dari Media Centre Aldy kepada detikcom.
Sampai saat ini, suasana di Sumsel dalam kondisi aman, meskipun suhu politik cukup tinggi. Apalagi kedua pihak melakukan perang urat syaraf dengan menggunakan berbagai media, seperti selebaran, SMS, informasi di dunia internet, bahkan melalui mulut ke mulut.
Sohe Unggul
Berdasarkan survei yang dilakukan Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) hingga tanggal 31 Agustus 2008 lalu, pasangan Sohe tetap unggul atas pasangan Aldy.
Mereka meraih suara sebesar 49,77 persen dan Aldy meraih 42,64 persen. Sedangkan suara yang tidak memberikan pilihan sebesar 7,59 persen dari 1.500 responden yang tersebar di 15 kabupaten dan kota.
Meskipun demikian, Direktur Eksekutif Puskaptis Husin Yazid kepada detikcom mengatakan perubahan suara dapat terjadi apabila ada isu yang luar biasa, atau adanya sebuah gerakan negatif dari setiap calon.
“Suara ini bisa melejitkan pasangan Sohe atau justru sebaliknya. Jadi, memang kedua belah pihak harus menjaga suara masing-masing, bersikap tenang, dan menjaga keamanan,” saran dia. (tw/nwk)











































