Menurut juru bicara Deplu RI Teuku Faizasyah, sesuai dengan prosedur yang berlaku, KBRI akan memberikan advokasi dan pendampingan kepada TKW yang bermasalah.
Faizasyah menjelaskan bahwa petugas KBRI telah bertolak menuju rumah sakit di negara bagian Negeri Sembilan tempat TKW malang tersebut dirawat. "Perjalanannya kira-kira 2-3 jamlah. Pemerintah selalu memonitor dan berusaha melakukan yang terbaik. Moga-moga Malaysia juga concern," katanya pada detikcom, Selasa (2/9/2009).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Faizasyah, kelengkapan dan kesahihan dokumen-dokumen seorang TKI juga harus diperhatikan. "Yang (dokumennya) tidak lengkap dan sah rentan di-abuse," jelas Faizasyah. "Dan apabila dokumennya benar, ada landasan hukum untuk mengambil tindakan," ungkapnya.
Sebagaimana diberitakan, seorang TKI perempuan yang menjadi pembantu rumah tangga dan berusia 25 tahun akhirnya dibawa ke RS setelah melarikan diri dari majikannya yang seorang warga Malaysia. Oleh majikannya, pembantu ini dibakar dan dipaksa meminum air panas yang mendidih.
(nrl/nrl)










































